Berita

Insiden kekerasan terjadi antara aparat kepolisan dengan suporter Aremania di Kanjurahan, Kabupaten Malang/Net

Politik

Liga 1 Dilanjutkan, PKB Ingatkan Polri Kedepankan Humanisme

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 20:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons kembali digelarnya Liga 1 sepak bola di Indonesia, DPP PKB mengapresiasi pemerintah karena telah memberikan izin liga kasta pertama itu kembal bergulir.

Jurubicara muda PKB, Mikhael Sinaga,  mengajak semua elemen sepak bola di Indonesia menjadikan cabang olahraga beregu itu sebagai sarana rekreasi riang gembira bukan anarkis dan kekerasan.

"PKB mengajak seluruh masyarakat agar kompetisi olahraga menjadi ajang yang riang gembira dan bukan menjadi tempat kegiatan anarkis," ujar MIkhael. Selasa (6/12).


Menurutnya, dunia olahraga itu cerminan karakter anak muda. Jadi, kata dia, kalau pemain dan suporter riang gembira tentu, g masa depan khususnya olahraga di Indonesia akan lebih maju.

Untuk itu, dia mengajak, semua elemen sepak bola di Indonesia memberikan contoh kepada generasi milenial bahwa sepak bola itu adalah permainan yang riang gembira.

"Sehingga Liga Indonesia tidak akan mengalami lagi kejadian seperti kemarin (Tragedi Kanjuruhan)," tuturnya.

Tragedi Kanjuruhan, kata dia, telah mengajarkan bagaimana penanganan suporter sepak bola mengedepankan sisi humanis. Dengan demikian tidak akan terjadi lagi insiden memilukan.

Dalam pandangan Mikhael, dengan dimulainya kembali Liga 1, elemen sepak bola di Indonesia umenjaga kepercayaan pemerintah. Tujuannya, agar liga dapat berjalan aman dan lancar. Dampak jangka panjangnya, dapat menciptakan tim nasional yang bisa berpartisipasi hingga Piala Dunia.
"Saya meminta kepada Polri melakukan pendekatan humanisme terhadap suporter dan tidak menggunakan gas air mata di dalam stadion," tambahnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya