Berita

Menkumham Yanooa H. Laoly dan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto usai pengesahan UU KUHP/RMOL

Politik

RKUHP Resmi jadi UU, DPR Minta Jangan Ada Demonstrasi

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 13:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR RI telah mengesahkan Rancangan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi Undang Undang (UU) dalam rapat paripurna Selasa (6/12).

Berkaitan dengan itu, Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto mengimbau agar tak perlu demonstrasi.  Sebab, masih ada mekanisme hukum yang bisa ditempuh jika tidak sepakat dengan pengesahan RKUHP dengan cara mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau ada memang merasa sangat menggangu, kami persilakan kawan-kawan menempuh jalur hukum dan tidak perlu berdemo," kata Bambang saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12).


Bambang Pacul, sapaan akrab Ketua Komisi yang membidangi hukum itu mengakui produk dari UU KUHP yang baru saja disahkan bukanlah hasil yang sempurna.

Namun, kata dia, sudah seharusnya bangsa Indonesia patut berbangga karena KUHP akan menggantikan produk hukum Belanda.

"Kitab. Kata-kata kitab ini menjadi penting karena ini akan jadi bacaan kita semua," katanya.

"Jadi RUU KUHP setelah melalui perjalanan yang panjang, sejak 1963, akhirnya hari ini bisa kita selesaikan bersama," demikian Bambang Pacul.

Hadir saat jumpa pers antara lain Menkumham Yasonna Laolly, Wamenkumham Edward Omar Sharief Hiariej, hingga Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya