Berita

Bakal calon presiden usungan Partai Nasdem, Anies Baswedan/Net

Politik

Jika Demokrat dan PKS Batal Merapat, Peluang Anies Jadi Capres Bisa Deadlock

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ibarat sebuah perahu, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dianggap belum cukup kuat mengantarkan sosok Anies Baswedan melenggang dalam pertarungan Pilpres 2024.

Pasalnya, hingga saat ini Anies yang sudah didaulat Nasem sebagai calon presiden (capres) 2024, melakukan manuver politik ke berbagai daerah tanpa dukungan dari Partai Demokrat dan PKS. Dua parpol tersebut digadang-gadang bakal ikut merapat sebagai satu koalisi pengusung mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Fenomena ini dinilai sebagai satu persoalan politik pencapresan oleh Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, yang disampaikan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/12).


"Peluang Anies bisa maju sebagai capres 2024 akan deadlock jika PKS atau Demokrat batal merapat dengan koalisi perubahan bersama Nasdem," ujar Igor.

Dia menerangkan, Anies sejauh ini telah digambarkan sebagai sosok yang berlawanan secara politik dengan rezim yang saat ini berkuasa.

Kelebihan yang juga terekam dalam sejumlah survei, di mana Anies berada di puncak klasemen capres bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan politikus PDI Perjuangan Ganjar Pranowo. Sehingga sangat disayangkan kalau tidak diimbangi dengan sokongan parpol lain yang hendak berkoalisi.

"Anies sebagai capres nonkader parpol tidak punya power untuk melobi parpol yang ingin mengusungnya," demikian Igor.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya