Berita

Sekretaris Dewan Pakar Partai Golkar Ganjar Razuni/Net

Politik

Apresiasi Kinerja Doli Kurnia, Dewan Pakar Sarankan DPD Partai Golkar Papua Gelar Musdalub

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 01:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pakar Partai Golkar menyarankan DPD Golkar Papua untuk segera menggelar Musyawarah Daerah Luar BIasa (Musdalub) untuk menentukan ketua definitif.

Dikatakan Sekretaris Dewan Pakar Partai Golkar Ganjar Razuni, Musdalub perlu segera digelar sekalipun Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Papua, Ahmad Doli Kurnia Tanjung berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal.

Ganjar menilai, posisi ketua definitif diperlukan untuk lebih memaksimalkan pelaksanaan konsolidasi menjelang Pemilu Serentak 2024. Baik itu untuk Pileg maupun Pilpres untuk memenangkan calon presiden dari Partai Golkar Airlangga Hartarto.


“Khusus mengenai Papua, Dewan Pakar mengingatkan DPP supaya mendorong diselenggarakanya Musdalub mengingat ketua yang lama telah wafat Mei 2021, sehingga ditunjuk Plt dan dalam pandangan Dewan Pakar sudah cukup lama,” kata Ganjar dalam keterangannya, Senin (5/12).

Ganjar juga meluruskan informasi yang beredar terkait penunjukan salah satu kader Partai Golkar menjadi Ketua DPD Golkar defenitif Papua oleh Dewan Pakar.

Dia menegasakan penentuan Ketua DPD Partai Golkar Papua hanya bisa dilakukan melalui Musdalub sebagaimana aturan partai.

“Perlu kami luruskan tidak ada penunjukan Dewan Pakar terhadap calon Ketua DPD Partai Golkar Papua, tapi hanya mengusulkan untuk mempertimbangkan adanya kader Golkar yang cukup senior dan potensial yang kebetulan menjabat sebagai salah satu anggota MRP," terangnya.

Ganjar menyampaikan, kewenangan Dewan Pakar Partai Golkar adalah memberikan pertimbangan, pendapat dan pikiran kepada DPP Partai Golkar, baik yang bersifat internal maupun eksternal yang bersifat strategis, diminta atau tdk diminta DPP.

“Tidak pada kompetensi kewenanganya apabila Dewan Pakar menunjuk, tetapi Dewan Pakar memberikan pertimbangan, pikiran, nasihat bagaimana sosok yang mampu memimpin, tidak dengan menyebutkan nama, tetapi lebih kpd kriteria kualitatif," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya