Berita

Ekonom Indef Nailul Huda/Net

Politik

Data Indef, Indonesia Butuh Jutaan Tenaga Kerja Bidang Digital

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 21:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital, lantaran pertumbuhan ekosistem digital sangat subur di Indonesia. Terlebih, Indonesia memiliki bonus demografi hingga 2035 mendatang, yang harus bisa dimanfaatkan pemerintah untuk agar pertumbuhan ekonomi nasional.

Merespons hal tersebut, Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan bahwa memang telah terjadi gap permintaan dan penawaran digital talent.

“Bahkan ada survei yang mengatakan ada 60 persen perusahaan Tekfin yang mengaku susah mendapatkan digital talent di bidang data programming dan data analysis,“ kata Nailul, Senin (5/12).


Oleh karena itu, kata Nailul, para digital talent malah merekrut pekerja asing untuk dua posisi yakni di bidang data programming dan data analysis.

“Makanya butuh integrasi pendidikan kita dengan kebutuhan teknologi. Ini yang sampai saat ini belum ketemu,” imbuhnya.

Menurutnya, program vokasi yang dilakukan pemerintah juga disebut bisa menyiapkan tenaga kerja digital. Harapannya, pelatihan vokasi dapat menjadi solusi meningkatkan daya saing angkatan kerja dan mengurangi angka pengangguran.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya