Berita

Ricky Rizal, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J/Net

Hukum

Bharada E: Kesaksian Ricky Rizal Banyak Bohongnya

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 20:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sidang lanjutan dugaan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J kembali bergulir dengan agenda mendengar kesaksian mantan ajudan Ferdy Sambo, Ricky Rizal.

Dalam sidang tersebut, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menyebut kesaksian Bripka Ricky Rizal di persidangan banyak bohongnya.

Richard mengatakan, Ricky berbohong saat menginap di Magelang, Jawa Tengah sampai terjadinya penembakan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.


“Pertama di tanggal 7 yang mulia, itu masalah waktu, tadi RR menjelaskan bahwa pada saat ditanya JPU, RR menceritakan bahwa untuk hotel pada saat kita pergi kan, kita tidur cepat karena pada saat itu jam setengah 12,” kata Richard di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12).

“Jadi ada rentang waktu yang cukup lama, jadi pada setengah 8 saat kami sampai dari rumah Magelang, sampai saya tidur itu masih ada rentang waktu yang cukup lama. Jadi pembicaraan yang saya antara Ricky di lantai 2 itu agak lama,” ungkap Richard.

Selain itu, kata Richard, Ricky berbohong saat mengaku tak tahu Sambo teriak menyuruhnya menembak Yosua di rumah dinas. Padahal posisi Ricky tak jauh dari Sambo.

“Kedua, tentang penembakan Duren Tiga. Bahwa dalam jarak sedekat itu mungkin Ricky mendengarkan, tapi mungkin tidak mau bicara, tapi terserah juga terhadap bang Ricky juga,” kata Richard.

Ketiga yakni terkait rencana Ricky menabrakan mobil saat bersama Yosua, Richard memastikan itu benar adanya. Hanya saja tidak ada saksi lain yang mendengar pembicaraan tersebut.

“Jadi saat itu Ricky menyampaikan ke saya. Jadi posisi di lantai 2 yang mulia dan itu memang cuman saya dan Ricky, tidak ada saksi lain. Bang Ricky sempat mengatakan ke saya tentang rencana mau menabrakan itu. Saya menanggapai itu ‘wah kalau Abang menabrakan, Abang celaka juga’ itu sempat terpotong karna ibu (Putri) sama om Kuat dateng,” kata Richard.

“Pada saat itu juga kenapa kita sampai seluas itu berbicara sejujurnya-jujurnya, karena kita ini masih satu skenario, satu pemikiran, jadi itu buat saya masih dalam batas wajar. Terus dengan sarung tangan yang mulia. Untuk tidak melihat sapu tangan itu menurut saya agar tidak masuk akal saja,” pungkasnya.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya