Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ratusan Warga Dibantai Kelompok M23, Kongo Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 16:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dugaan pembataian yang dilakukan oleh kelompok pemberontak, M23, di Republik Demokratik Kongo dilaporkan telah memakan korban hingga lebih dari 100 orang.

Pada pertemuan dewan menteri yang digelar pada Jumat (2/11), jurubicara pemerintah Patrick Muyaya menyebut Presiden Kongo Felix Tshisekedi telah mengecam keras aksi genosida pada ratusan warganya di Kishishe, 70 kilometer dari Goma.

Sebagai wujud dari belasungkawa, presiden telah mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari dan meminta seluruh bendera yang ada di negara itu dikibarkan setengah tiang.


Dimuat The Defense Post, maka masa berkabung berakhir pada Senin (5/11), dengan menggelar penggalangan dana yang disiarkan di televisi nasional guna mendukung para korban.

Sejak insiden pembantaian tersebut, desakan rakyat untuk penyelidikan lebih lanjut semakin menguat.

Presiden juga mengklaim telah bekerjasama dengan pihak internal dan eksternal untuk mengungkap tindakan keji tersebut.

Pemerintah menuduh milisi M23 telah membantai warga desa di Kishishe dalam konflik berbulan-bulan.

Kelompok pemberontak Tutsi Kongo 23 Maret, atau M23, M23 membantah tuduhan tersebut dan menyangkal jika serangan mereka menargetkan warga sipil.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya