Berita

Jurubicara PKS Muhammad Kholid/Net

Politik

Soal Wacana Rujuk, PKS Malah Ajak Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Usung Anies Baswedan

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 14:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka peluang untuk berkoalisi dengan semua partai politik termasuk Partai Gerindra.

Jika pada Pilpres 2019 lalu PKS yang diajak Gerindra, pada Pilpres 2024 PKS mengajak Gerindra untuk gabung dengan Koalisi Perubahan PKS-Demokrat-Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

Begitu kata Juru Bicara PKS Muhammad Kholid kepada wartawan, Senin (5/11).


"Kalau 2014 dan 2019 kami kan sudah pernah mendukung Pak Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Gerindra. Nah, untuk 2024 saatnya bergantian. Giliran Gerindra yang kami ajak untuk ikut pilihan dari PKS nanti jika Koalisi Perubahan dideklarasikan," ujar Kholid.

Adapun, mengenai wacana PKS rujuk dengan Gerindra, Kholid menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup diri. Akan tetapi, saat ini PKS terus berkomunkasi intesif dengan Nasdem dan Demokrat untuk membentuk Koalisi Perubahan.

"Tentu Koalisi Perubahan juga inklusif, membuka peluang bergabungnya partai-partai lain, termasuk Gerindra," kata Kholid.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon berharap Gerindra dan PKS bisa bersama-sama lagi pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan Fadli beberapa dalam acara pengukuhan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebagai guru besar di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis lalu (1/12).

“Dari dulu juga akrab. Pertanyaannya mudah-mudahan kita (Gerindra dan PKS) bisa bergabung lagi bersama-sama,” kata Fadli Zon.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya