Berita

Rapat pleno IV DPP KNPI/Ist

Politik

Diduga Terlibat Mafia Tambang di Malut, DPP KNPI Pecat Muhaimin Syarif

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 13:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

DPP KNPI resmi memecat ketua harian Muhaimin Syarif atas dugaan keterlibatan dalam mafia pengurusan izin tambang di Maluku Utara. Keputusan pemecatan ini diambil dalam rapat pleno IV yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Sahid Jaya, Minggu kemarin (4/12).

Ketua Organisasi DPP KNPI, Choir Syarifuddin menyampaikan, dalam keputusan pleno IV tersebut juga diputuskan Pengesahan Carataker DOB Papua hingga pengusulan nama Capres.

“pleno IV memutuskan pengesahan pemecatan Muhaimin Syarif sebagai Ketua Harian, pengesahan Carataker DOB Papua hingga pengusulan nama Capres”, kata Choir dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (5/12).


Lebih lanjut, Choir menyampaikan, alasan pemecatan Muhaimin Syarif sebagai Ketua Harian karena tidak signifikan berkontribusi bagi roda organisasi KNPI.

“Sejak dilantik sebagai Ketua Harian pada Agustus 2022 lalu, Muhaimin Syarif tidak signifikan berkontribusi bagi KNPI”, jelas Choir.

Selain itu, menurut Choir menyatakan bahwa seluruh pengurus DPP KNPI sangat mengharapkan sosok Ketua Harian yang progresif dan memiliki jam terbang serta waktu penuh untuk menjalankan roda organisasi.

Choir pun menyebutkan alasan lainnya yang menjadi dasar pemecatan Muhaimin Syarif.
“Pemecatan Muhaimin Syarif ini diduga juga terlibat dalam mafia pengurusan tambang di Provinsi Maluku Utara yang sedang diinvestigasi oleh Tim khusus DPP KNPI, ini kan bisa membuat bobrok citra DPP KNPI jika dipertahankan,” demikian Choir Syarifuddin.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya