Berita

Pendidikan Fungsionaris DPD Partai Golkar Jabar Angkatan IV Tahun 2022/Ist

Nusantara

Gaet Suara Gen Z, Kang Ace Ingatkan Fungsionaris Golkar Jabar untuk Aktif Bermedsos

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 05:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar menyadari kehadiran generasi milennial hingga kemunculan generasi Z dalam Pemilu 2024 akan berpengaruh secara signifikan terhadap pemenangan. Sebab itu suara dan aspirasi mereka tidak boleh diabaikan.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily dalam kegiatan Pendidikan Fungsionaris DPD Partai Golkar Jabar Angkatan IV Tahun 2022 di Aula Kantor DPD Partai Golkar Jabar Jl. Maskumambang, Bandung.

“Pendidikan fungsionaris seperti yang diselenggarakan saat ini kiranya bisa memberikan pencerahan bagi seluruh fungsionaris dalam memenangkan Pemilu 2024 termasuk menggaet mereka yang tergolong pemilih pemula dari generasi Z,” kata Ace Hasan dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (5/11).


Kang Ace, begitu dia karib disapa, menyebutkan, banyak diantara kader berbicara mengenai menang Pemilu 2024.

“Hanya pertanyaannya bagaimana caranya menang? Disinilah selama tiga hari seluruh fungsionaris partai akan diajak untuk berpikir dan menyusun startegi agar Pemilu 2024 Golkar di Jawa Barat bisa menang,” terangnya.

Untuk itu, Kang Ace berpesan, kepada seluruh peserta untuk mengikuti pendidikan fungsionaris tersebut dengan seksama dan penuh disiplin. Sehingga nanti para fungsionaris memiliki bekal dan kecakapan untuk terjun di lapangan.

“Waktu kita tinggal beberapa hari lagi, waktu satu tahun dua bulan ke depan harus dimanfaatkan dengan baik sehingga kita bisa menang pemilu legislatif dan memenangan Pak Airlangga (Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto) menjadi Presiden 2024,” sambung Kang Ace.

Melalui pendidikan fungsionaris, kata dia, para fungsionaris bisa memastikan dengan berbagai teori-teori, ideologi karya dan kekaryaan dan berbagai strategi lainnya bagaimana caranya memenangkan pemilu di lapangan.

“Pada forum ini kita akan belajar bagaimana menarik hati rakyat. Dulu tidak ada IG, tidak ada TikTok, sekarang media sosial (medsos) bertebaran, karena itu mari jadikan medsos sebagai instrumen untuk memenangkan partai,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya