Berita

Keterangan pers Polri terkait dengan proses identifikasi korban gempa Cianjur/Ist

Presisi

DVI Polri Temukan 3 Jenazah, Satu Diantaranya Berhasil Diidentifikasi

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 22:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim SAR Gabungan kembali temukan tiga jenazah korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (3/12).

Tiga jenazah tersebut di antaranya dua jenazah ditemukan di Desa Cijendil Kecamatan Cugenang dan satu jenazah Warung Sate Shinta, Kecamatan Cugenang. Tiga jenazah ini, langsung diberikan tim SAR Gabungan kepada tim DVI Polda Jabar untuk dilakukan proses identifikasi.

"Hari ini berdasarkan data kita sudah dapatkan informasi tiga jenazah ditemukan, sehingga ada 172 kantong jenazah yang diterima tim DVI Polda Jabar," kata tim Div Humas Polri Kombes Erdi Adrimulan Chaniago dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/12).


Erdi juga menyebut, hari ini ada satu jenazah yang berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri dengan identitas bernama Sarmilah (36) warga Kampung Sarampad, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

"Kemudian hari ini teridentifikasi 1, sehingga total jenazah yang sudah teridentifikasi 154," ujarnya.

Proses identifikasi jenazah lainnya, terus dilakukan Tim DVI Polda Jabar. Erdi mengimbau, kepada warga yang merasa kehinaan anggota keluarganya agar segera melaporkan kepada pihaknya.

"Agar keluarga yang masih kehilangan anggota keluarga diimbau untuk melapor ke posko pengaduan orang hilang di bagian forensik di RSUD Sayang dengan membawa data-data korban," pungkasnya.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya