Berita

Universita Katholik Parahyangan/Net

Nusantara

Pekan Depan, Unpar Gelar Kuliah Umum Bedah Gerakan Aldera

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Transisi menuju demokrasi di berbagai belahan dunia tidak lepas dari gerakan kaum muda khususnya para mahasiswa. Seperti yang terjadi di Indonesia pada 1998, para mahasiswa dengan kesadaran kritisnya mampu meruntuhkan rezim orde baru yang berkuasa 32 tahun.

Bicara gerakan mahasiswa era 1990-an itu, tentu saja tidak terlepas dari Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera).

Gerakan besar prodemokrasi itu, berjuang bersama gerakan buruh, perempuan, agraria, lingkungan, masyarakat adat, dan gerakan demokrasi lainnya yang punya satu tujuan, meruntuhkan rezim otoriter dan korup bernama Orde Baru.


Nama Aldera diusulkan oleh Pius Lustrilanang, aktivis mahasiswa asal Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung yang gigih memperjuangkan demokrasi, keadilan, dan hak asasi manusia.

Untuk membedah lebih dalam gerakan Aldera, Universitas Parahyangan bakal menggelar "Kuliah Umum dan Bedah Buku Aldera" pada Rabu (7/12).

Kegiatan itu, akan digelar di Auditorium PPAG Universitas Katolik Parahyangan, Jalan Ciumbuleuit No 94, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai pukul 13.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Acara ini akan dibuka oleh Rektor Unpar, Mangadar Situmorang, kemudian pembahasan tentang gerakan mahasiswa oleh tiga narasumber yang merupakan pakar di bidangnya, yaitu Dekan FISIP Unpar, Pius Sugeng Prasetyo; Dekan Fakultas Hukum Unpar, Liona Nanang Supriatna, dan Ketua Jurusan Hubungan Internasional Unpar, Elisabeth A. S. Dewi.

Sebagai pembicara kunci dalam Kuliah Umum ini adalah Pius Lustrilanang. Sedangkan moderator adalah Vidaa Alatas.
 
Untuk 100 peserta pertama yang hadir akan mendapat  gratis buku Aldera, Aldera, Potret Gerakan Politik kaum Muda 1993-1999. Peserta juga akan mendapat sertifikat elektronik dan disediakan makanan ringan.

Acara di Auditorium PPAG ini terbuka untuk mahasiswa dan umum termasuk insan media. Silakan mendaftar di http://bit.ly/3F1sJiV.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya