Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani (dua dari kiri)/Ist

Politik

Gerindra: Mewujudkan Kemakmuran Rakyat Tidak Boleh Terperangkap Pencitraan

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki posisi penting dalam menjaga siklus perekonomian nasional. Saat ini, jumlah UMKM di Indonesia sebanyak 65 juta di seluruh daerah.

BEgitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat beraudiensi dengan ratusan pegiat UMKM Cibaduyut, di Gedung UPT Cibaduyut, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (3/12).

Bahkan, kata Muzani, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selalu menekankan pada kadernya untuk terus mengupayakan penguatan ekonomi rakyat, khususnya UMKM.


"Sebab, rakyat adalah tulang punggung negara dan sektor itu tercermin dari UMKM. Karena itu geliat UMKM akan menentukan bagi pertumbuhan perekonomian nasional," kata Muzani.

Setiap tokoh pemimpin, kata dia, tidak boleh bosan dan lelah menggiatkan perekonomian rakyat, karena ini tanggung jawab bersama untuk memakmurkan kehidupan rakyat.

"Sebagai pemimpin komitmen itu harus terus ditegakkan. Tetap memakmurkan rakyat meskipun kita tahu besok akan kiamat," imbuh Muzani.

Komitmen itu, sambung Wakil Ketua MPR RI ini, harus menjadi dasar berpikir bagi setiap pemimpin. Jangan ada maksud mencapai popularitas hanya untuk sekadar konten viral yang hanya dimaksudkan untuk pencitraan.

"Kita tidak boleh menodai ketulusan dengan niat yang lain. Karena rakyat dan para pelaku UMKM untuk bisa pulih akibat Covid-19 yang diperlukan adalah sentuhan ketulusan, bukan pencitraan, termasuk UMKM Cibaduyut," terangnya.

"Karena itu sekali lagi, Pak Prabowo mengingatkan saya, dalam mewujudkan kemakmuran rakyat tidak boleh terperangkap pencitraan, meskipun kita tahu besok akan kiamat," demikian Muzani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya