Berita

Ketua KPU Hasyim Asyari/Net

Politik

Siapkan Perangkat Hukum yang Jelas, Upaya KPU Wujudkan Hasil Pemilu Didukung Rakyat

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Harapan Presiden Joko Widodo terhadap hasil Pemilu Serentak 2024 bisa mendapat dukungan masyarakat mendapat atensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari menyambut baik beberapa poin penting yang dititipkan Jokowi untuk bisa diperhatikan pihaknya.

"Kami menyambut baik apa yang disampaikan oleh Pak Presiden (Jokowi), karena ini kan sebagai sebuah pengingat bahwa kerja-kerja KPU itu ada dua aspek penting, ada aspek teknis dan ada aspek politik," ujar Hasyim kepada wartawan, Sabtu (3/12).


Terkhusus aspek teknis, Hasyim menyatakan bahwa ini erat kaitannya dengan aspek hukum atau penyusunan peraturan perundang-undangan oleh KPU.

"Yang sifatnya teknis kepemiluan itu harus dikerjakan sesuai dengan standar operasional prosedur, peraturan yang telah ditentukan," katanya.

Dengan memastikan dasar hukum pelaksanaan seluruh tahapan pemilu jelas, komisoner KPU RI dua periode ini meyakini hasil yang lahir dari Pemilu Serentak 2024 bisa bersifat demokratis.

"Karena pada dasarnya kan demokratis itu sering didefinisikan predictable procedure but unpredictable results, aturan aturan mainnya harus dapat diprediksi atau harus ada kepastian hukum dan hasilnya tidak bisa kita prediksi," urainya.

"Sehingga perlunya kerangka hukum untuk menjamin kepastian hukum itu menjadi sesuatu yang penting untuk menciptakan pemilu yang demokratis. Sehingga hasilnya mendapat legitimasi secara politik oleh rakyat," demikian Hasyim menambahkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya