Berita

Mahasiswa kelas RSPAD, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM Jakarta saat menyerahkan bantuan lewat BAZIS DKI/Ist

Nusantara

Lewat BAZIS DKI, Mahasiswa STIH IBLAM Jakarta Bantu Ringankan Korban Gempa Cianjur

JUMAT, 02 DESEMBER 2022 | 17:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Musibah gempa Cianjur telah menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Banyak anak bangsa yang tergerak untuk membantu dan meringankan beban para korban terdampak gempa. Salah satu yang ikut tergerak adalah mahasiswa strata satu (S1) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM Jakarta, khususnya kelas RSPAD.

Para mahasiswa ini dalam waktu singkat dapat mengumpulkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta dan bantuan makanan, minuman, dan lain-lain. Dalam rangka kebersamaan STIH IBLAM bekerjasama dengan BAZIS DKI Jakarta untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat Cianjur, khususnya para korban gempa bumi.

Bantuan ini diserahkan Mayor Jenderal  TNI dr. Lukman Ma'ruf, Sp.BS, M.Kes, yang juga adalah wakil kepala RSPAD Gatot Subroto, sebagai ketua kelas mewakili mahasiswa menyampaikan bantuan tersebut kepada pimpinan Baznas DKI. Hadir juga Dr. Marjan, SH., MH mewakili Ketua STIH IBLAM yang juga dosen pengabdian masyarakat.


Lukman Ma’ruf turut mendokan agar para korban gempa di Cianjur dapat tabah dan ikhlas serta bangkit kembali menata dan menjalani hidup dan kehidupan.

“Semoga bantuan tersebut dapat bermakna dan meringankan masyarakat Cianjur Jawa Barat,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (2/12).

Sementara itu, mahasiswa STIH IBLAM, Andi Nurpati menjelaskan bahwa kelas RSPAD umumnya terdiri dari para dokter RSPAD dan beberapa dokter dari RS lain serta beberapa unsur lain.

“Kamu tergabung dalam rangka mencari ilmu pengetahuan terkait ilmu hukum untuk menambah khasanah dan pengetahuan,” ujar mantan komisioner KPU RI yang juga sedang kuliah S1 hukum di kampus tersebut. Dia juga tergabung di kelas RSPAD Gatot Subroto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya