Berita

Rencana rekayasa lalu lintas di sekitar Masjid At Tin/Net

Presisi

Ada Reuni 212 di Masjid At-Tin, Polisi Imbau Warga Cari Tempat Hiburan Lain

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 22:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk mencari tempat hiburan lain atau menghindari ruas jalan sekitar kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur pada Jumat (2/12).

Hal ini untuk menghindari kepadatan di sekitar area TMII, dimana massa dari Reuni 212 akan menyelenggarakan acara di Masjid At-Tin mulai Jumat dini hari nanti.

"Masyarakat untuk besok yang mau wisata mungkin cari wisata yang lain dulu karena jalur menuju Taman Mini tentunya akan terjadi kepadatan karena kegiatan akan dimulai malam ini," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Kamis (1/12).


Selain imbauan kepada masyarakat, polisi melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga menyiapkan rute rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan TMII.

Berikut skenario arus lalu lintas:

Pertama, arus lalu lintas kendaraan dari Traffic Light Kramik yang akan menuju Jalan Taman Mini 1 di Traffic Light Garuda dialihkan ke kiri arah Asrama Haji Pondok Gede.

Kedua, arus lalu lintas kendaraan dari Asrama Haji Pondok Gede yang akan menuju Jalan Taman Mini 1 di Traffic Light Garuda diaihkan ke kanan Traffic Light Kramik diarahkan ke Pasar Rebo.

Ketiga, arus lalu lintas kendaraan dari Tol Jagorawi yang keluar melalui Offramp Taman Mini 1 dialihkan ke arah Asrama Haji Pondok Gede atau Traffic Light Kramik diarahkan ke Pasar Rebo.

Keempat, arus lalu lintas kendaraan dari arah Pasar Rebo yang akan menuju Jalan Taman Mini 1 diluruskan.

Kelima, arus lalu lintas kendaraan dari arah Jalan Raya Mabes Hankam yang akan menuju Terowongan Taman Mini diluruskan ke arah Terminal Bus Kampung Rambutan.

Terakhir, arus lalu lintas kendaraan dari Jalan Raya Ceger yang akan menuju Trowongan Taman Mini dibelokkan ke kiri arah Terminal Bus Kampung Rambutan.

Meski ada pengalihan arus lalu lintas, Latif memastikan tidak ada penutupan jalan.

Namun hal tersebut bersifatnya situasional tergantung volume kendaraan di sekitar lokasi.

"Tidak ada penutupan, tentunya kami akan melihat situasi," kata Latif.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya