Berita

Duta Besar Indonesia Djauhari Oratmangun/Ist

Dunia

HUT ke-5 Inachamp, Dubes Djauhari Oratmangun Jabarkan Kuatnya Hubungan Indonesia dengan Hong Kong dan China

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 20:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia Chamber of Commerce in Hong Kong (Inachamp) memperingati hari jadi ke-5 pada 30 November. Seremonial yang digelar dengan dukungan  Kedutaan Besar RI Beijing dan Konsulat Jenderal RI di Hong Kong berlangsung di Hotel Hyatt Centric Victoria Harbour Hong Kong.

Hadir dalam kegiatan dimaksud Duta Besar Indonesia Djauhari Oratmangun, Konjen Ricky Suhendar, Ketua Inacham Tjia Boen Sien, Committee Chairman CGCC Jonathan Lamport, para General Manager Himpunan Bank Negara cabang Hong Kong serta lebih dari 200 kalangan bisnis Hong Kong.

Inachamp merupakan sebuah Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Hong Kong, yang didirikan secara resmi pada 30 November 2017, sebagai tindaklanjut kunjungan resmi Presiden Bapak Joko Widodo ke Hong Kong pada bulan Mei 2017.

Dalam kegiatannya, Inachamp bekerjasama dengan KJRI Hongkong mewadahi kegiatan promosi perdagangan dan investasi serta menjembatani pelaku bisnis dan professional Hong Kong dan Indonesia.
 
Selain itu, Inachamp juga berperan dalam memperkuat dan mempromosikan hubungan sosial budaya dan people to people contact antara Hong Kong dan Indonesia.

Dubes Djauhari dalam acara itu menyampaikan apresiasi kepada Inachamp atas kerjasamanya yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini dalam memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan dan investasi Indonesia dan Hong Kong.

"Kami berharap agar Inachamp dapat terus berperan aktif dalam membantu kalangan bisnis Hong Kong memiliki pemahaman lebih luas terkait Indonesia serta berbagai peluang kerjasama antara kedua negara," ujar Djauhari dalam keterangannya, Jumat (1/12).

Lebih lanjut Djauhari juga berkesempatan untuk menyampaikan perkembangan terkini hubungan bilateral Indonesia dan Republik Rakyat China.

Hubungan baik ini, kata dia, tercermin dari kunjungan Presiden Republik Rakyat China Xi Jinping dalam KTT G20 di Bali beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan dimaksud, Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping telah melakukan pembicaraan bilateral dan secara bersama telah menyaksikan peluncuran uji coba kereta cepat Jakarta Bandung sebagai flagship program kerjasama Belt and Road Initiatives (BRI) dan Global Maritime Fulcrum (GMF), selain berbagai proyek strategis lainnya.

"Pertemuan Presiden RI dan Chief Executive Hong Kong SAR John Lee di sela-sela APEC Economic’s Leaders Meeting di Bangkok bulan ini juga semakin menegaskan hubungan baik Indonesia dan Hong Kong," terang Djauhari.

Dari sisi perdagangan dan investasi, lanjutnya, hubungan Indonesia-China dan Hong Kong cenderung meningkat setiap tahunnya.

Untuk tahun 2022, dia memperkirakan total perdagangan Indonesia-RRT dan Hong Kong hingga akhir tahun akan mencapai 120 miliar dolar AS. Periode Januari-Oktober saja sudah mencapai 122 miliar dolar AS. Hal ini membuat RRT sebagai mitra dagang terbesar Indonesia selama 9 tahun berturut-turut.

"Dalam hal investasi China dan Hong Kong juga menempati urutan 2 dan 3 sebagai penyumbang investasi asing setiap tahunnya," katanya.

"Ditekankan juga bahwa suksesnya Presidensi Indonesia di G20 serta Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 semakin mempertegas postur kepemimpinan Indonesia di dunia internasional," imbuhnya menerangkan.

Selain itu, kata Djauhari lagi, perkembangan dan perubahan geopolitik dan geo-ekonomi dunia juga dapat dimanfaatkan Indonesia demi kepentingan strategis Indonesia dalam menyambut 100 tahun emas Indonesia pada 2045 nanti.

Pada malam perayaan hari jadi Inachamp itu, ditampilkan pula berbagai kebudayaan Indonesia seperti Tari Gantar dari Kalimantan Timur yang melambangkan kegembiraan dan keramah-tamahan pemuda dan pemudi Dayak dalam menyambut tamu yang datang ke Kalimantan timur, serta Tari Merak dari Jawa Barat.

Populer

Video yang Sebut Ratusan Tentara China Masuk Indonesia Tengah Didalami Aparat

Kamis, 02 Februari 2023 | 22:25

Pimpinan RMOL Bengkulu Ditembak Orang Tidak Dikenal

Jumat, 03 Februari 2023 | 14:18

Cak Nanto Kutuk Keras Penembakan terhadap Mantan Sekjen Pemuda Muhammadiyah

Jumat, 03 Februari 2023 | 14:44

Pakar Hukum: Ganti KPU, Baru Titik Awal Sudah Curang

Selasa, 31 Januari 2023 | 00:40

Menag Yaqut Penuhi Panggilan KPK

Jumat, 27 Januari 2023 | 14:31

Prabowo Subianto Hormat untuk Lieus

Rabu, 25 Januari 2023 | 16:33

Silaturahmi Rizal Ramli dan Habib Rizieq, Sepakat Minta Elite Hentikan Adu Domba Agama

Rabu, 25 Januari 2023 | 16:13

UPDATE

Lawan Praktik Pernikahan Anak di Bawah Umur, Polisi India Amankan 1.800 Tersangka

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:03

Diresmikan Panglima TNI, Monumen Jenderal Besar Soedirman Berdiri Tegak di PIK-2

Sabtu, 04 Februari 2023 | 07:49

Menlu ASEAN Siap Ikuti Perhelatan AMM Retreat 2023

Sabtu, 04 Februari 2023 | 07:48

Kanada Luncurkan Sanksi Baru untuk Rusia, Moskow Beri Sinyal akan Ada Balasan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 07:14

Gara-gara Balon China, Menlu AS Antony Blinken Batalkan Kunjungan ke Beijing

Sabtu, 04 Februari 2023 | 06:55

Mendagri Suleyman Soylu Kecam Dubes AS: Singkirkan Tangan Kotormu dari Turki

Sabtu, 04 Februari 2023 | 06:34

China: Balon yang Terlihat di Atas Wilayah AS Bukan Mata-mata, tapi Pesawat Penelitian yang Nyasar

Sabtu, 04 Februari 2023 | 06:18

Arman Salam: Koalisi Perubahan Rentan Pecah

Sabtu, 04 Februari 2023 | 05:59

Abad Fikih

Sabtu, 04 Februari 2023 | 05:47

Singgung Partai Doyan Impor, PDIP Sindir Nasdem Capresnya Bukan Kader?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 04:53

Selengkapnya