Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti/Net

Politik

Ray Rangkuti Sarankan Jokowi Abaikan Masukan Benny Rhamdani, Ini Alasannya

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 22:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Beberapa hari ini viral perbincangan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat berhadapan dengan Presiden Jokowi usai acara Gerakan Nasional Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Dalam video yang diterima redaksi, ketika berbincang dengan Presiden Joko Widodo di acara Relawan Jokowi, Benny meminta izin untuk melawan pihak-pihak yang berseberangan dengan pemerintah.

Saat duduk berhadapan dengan Jokowi, Benny menyatakan agar ada penegakan hukum bagi mereka yang berseberangan dengan Jokowi.  


“Kalau mau tempur lapangan kita lebih banyak, kalau Bapak tidak mengizinkan kita tempur di lapangan melawan mereka maka penegakan hukum yang harus," tegas Benny saat di hadapan Jokowi

Menyikapi hal ini, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menyebut Benny gagal dalam menjalani peran sebagai relawan.

Sebab apa yang dikhawatirkan oleh Benny bisa saja hal yang tidak ada atau hoax.

"Mereka gagal menjaga nama baik presiden dari hoax dan sebagainya, lalu meminta presiden mengambil langkah hukum. Jika begitu adanya, apa fungsi relawan?" kata Ray kepada rmol.id, Rabu (30/11).

Ray pun berharap Jokowi tidak menanggapi tanggapan dari Benny.  Sebab, bila menanggapi dikhawatirkan akan mempengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi.

"Tentu, kita berharap, presiden tidak perlu menanggapi serius anjuran-anjuran yang dapat meruntuhkan semangat reformasi. Cukup didengar tapi tidak untuk dilaksanakan. Tingkat ketidakpuasan terhadap pak Jokowi lumayan tinggi salah satunya disebabkan adanya persepsi penegakan hukum yang tidak adil," kata Ray.

"Para pengkritik pemerintah terlihat sangat mudah dikriminalkan, sebaliknya para pendukung pemerintah terlihat bebas untuk mengucapkan dan bertindak yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat," sambungnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya