Berita

Dunia

Ukraina Menahan Wakil Walikota Kherson atas Tuduhan Bekerja Sama dengan Rusia dan Pengkhianatan

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 06:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Biro Investigasi Negara (SBI) Ukraina mengatakan pada Selasa (29/11) bahwa pihaknya telah menahan seorang wakil walikota Kherson atas tuduhan bekerja sama dengan Rusia.

Surat kabar Ukrainskaya Pravda mengatakan tersangka adalah Vladimir Pepel, yang merupakan bagian dari tim pejabat yang berkhianat.

"Petugas SBI, bekerja sama erat dengan kantor kejaksaan, menahan wakil walikota Kherson atas dugaan bekerja dengan musuh selama pendudukan kota. Ia akan didakwa berkolaborasi dan melakukan pengkhianatan terhadap negara," kata biro itu di saluran Telegram resminya, Selasa (29/11)


Pepel dituduh mengambil bagian dalam mengatur pekerjaan perusahaan di bidang perumahan dan komunal di bawah undang-undang Rusia, menetapkan sistem bagi penjajah untuk mengumpulkan pembayaran dari penduduk untuk perumahan dan utilitas.

Dia juga menyiapkan tempat untuk mengadakan referendum palsu tentang status wilayah yang direbut Rusia, dan  sedang diperiksa untuk keterlibatan dalam perdagangan ilegal senjata dan bahan peledak.

Mantan pejabat itu terancam hukuman 12 tahun penjara jika terbukti bersalah. Pengadilan Ukraina telah meluncurkan tindakan penahanan praperadilan bagi tersangka.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya