Berita

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo saat menyampaikan keterangan pers terkait identifikasi jenazah korban gempa Cianjur oleh tim DVI/Ist

Presisi

DVI Polri Telah Identifikasi 149 Jenazah Korban Gempa Cianjur

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 03:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali menerima satu kantong jenazah yang berisikan jasad korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/11).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, dengan penambahan satu kantong jenazah ini,  jumlah kantong jenazah yang diterima Tim DVI Polri mencapai 163 kantong jenazah.

"Sampai hari ini di RSUD Cimacan dan Sayang Cianjur sudah menerima 163 kantong jenazah," kata Ibrahim Tompo.


Sementara itu, hari ini Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi tiga jenazah di antaranya dua jenazah dewasa dan satu jenazah anak.

"Untuk identitas korban di antaranya warga Kecamatan Cugenang Novi Kurnaesih (31), warga Karangtengah Kamaludin (24) dan warga Kecamatan Cugenang Siti Khairunisa (5)," ungkapnya.

Ibrahim menambahkan, hingga hari ini ada 149 jenazah korban gempa bumi Cianjur berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polri.

"Saat ini juga masih dilakukan pemeriksaan jenazah yang belum teridentifikasi, mohon doanya," tambah Ibrahim

Kabid Humas Polda Jabar mengimbau, bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya akibat bencana alam ini segera melaporkan kepada bagian Forensik RSUD Sayang Cianjur.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya