Berita

Polri menggunakan sepeda motor menjangkau wilayah terisolir untuk memberikan layanan kesehatan/Ist

Presisi

Beri Pelayanan Kesehatan, Polri Gunakan Motor Jangkau Wilayah Terisolir Korban Gempa

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 03:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri terus memberikan pelayanan kesehatan maksimal untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Untuk menjangkau wilayah-wilayah yang tidak dapat dilalui oleh mobil ambulans, Polri melalui Satgas Kesehatan melakukan beberapa inovasi seperti patroli kesehatan dengan menggunakan motor.

Kapusdokkes Polri Irjen dr Asep Hendradiana mengatakan, ada 516 titik pengungsian korban bencana gempa bumi Cianjur, yang sebagian tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Dengan adanya patroli kesehatan keliling, ia berharap dapat memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Kehadiran Satgaskes Polri dalam penanganan bencana gempa Cianjur harus mampu mewujudkan peran yang nyata dalam menolong korban terutama aspek kesehatan," kata Asep, Selasa (29/11).


Asep menuturkan, patroli kesehatan dengan menggunakan motor dilakukan mulai hari ini. Patroli ini melibatkan 16 personel Satbrimobda Polda Metro Jaya dengan menggunakan 16 motor trail.

"Sebanyak 118 kekuatan tenaga kesehatan (nakes) dikerahkan yang terdiri dari dokter umum sebanyak 33 orang, perawat sebanyak 58 orang, nakes lainnya 5 orang dan non nakes sebanyak 22 orang," ujarnya.

Dari data sementara, sebanyak 806 pasien sudah terlayani melalui kegiatan patroli kesehatan dengan sepeda motor.

"Polri akan terus melakukan pelayanan termasuk masalah kesehatan untuk masyarakat korban gempa dan berharap semuanya kembali pulih," katanya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya