Berita

Maruarar Sirait saat menjadi narasumber diskusi “Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional” di Universitas Pelita Harapan (UPH)/Net

Politik

Maruarar Sirait: Pemuda Harus Punya Mental Kuat

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 01:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait menegaskan bahwa pemuda tidak cukup hanya dengan komitmen menjalankan kebenaran. Namun juga harus dibarengi dengan mental yang kuat, terutama dalam menghadapi tantangan kepemimpinan masa depan.

Pernyataan pria yang akrab disapa Ara itu disampaikan saat menjadi narasumber di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang dengan tajuk “Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional”.

Ara mengatakan bagi siapapun yang ingin menjadi seorang penimpin, menjalankan kebenaran dibutuhkan mental yang kuat. Ia berharap UPH bisa melahirkan pemimpin-pemimpin yang benar sekaligus memiliki mental yang teruji.


“Jadi tidak cukup di kampus UPH kalau melahirkan kepala (pemimpin) hanya melahirkan dan mengajarkan apa yang benar. Tapi juga harus mengajarkan punya mental yang kuat untuk menjalankan yang benar,” ujar Ara, Selasa (29/11).

Di hadapan ribuan mahasiswa UPH, Ara menegaskan bahwa keadilan bisa diwujukan dengan komitmen dan keberanian, sehingga membutuhkan mental untuk mewujudkanya. Ara menuturkan akan banyak orang yang tidak senang jika kita berusaha mewujudkan kebenaran.

“Termasuk menghadapi ketidakadilan. Karena orang sirik banyak. Apalagai kalau kamu menjadi bintang, menjadi kepala (pemimpin), kalau kamu nggak siap menghadapi yang syirik dan iri hati. Jangan pernah berpikir menjadi bintang,” terang Ara.

Lebih lanjut Ara mengatakan mental yang kuat sangat dibutuhkan oleh para pemuda yang memiliki cita-cita sebagai seorang pemimpin. Sebab, hal yang tidak bisa dihindarkan dari seorang pemimpin adalah sewaktu-waktu bisa saja ia dirundung rasa kesepian.

“Jangan merasa kesepian. Jangan-jangan pemimpin itu sering kesepian. Kenapa, karena pada saat ada tekanan, yang lain lari dan kabur, kadang-kadang kita tinggal sendirian,” pungkasnya yang disambut riuh tepuk tangan mahasiswa.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya