Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Minta Masukan Publik, KPK Gelar Survei Reputasi dan Persepsi Kinerja Pemberantasan Korupsi

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 23:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Guna mengukur pandangan atau persepsi publik terhadap kinerja pemberantasan korupsi selama 2022, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan pengukuran citra dan reputasi kelembagaan melalui Survei Reputasi dan Persepsi Kinerja KPK.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, untuk menjaga objektivitas surveinya, KPK menggandeng akademisi dalam pelaksanaannya.

"Penyebaran kuisioner berlangsung pada rentang November sampai dengan Desember 2022," ujar Ali kepada wartawan, Selasa (29/11).


Survei tersebut kata Ali, bertujuan untuk mengukur pandangan atau persepsi publik terhadap kinerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK selama tahun 2022.

"Harapannya, dengan penilaian dan masukan dari masyarakat ini, KPK bisa terus meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan tugas-tugas pemberantasan korupsi. Baik melalui pendekatan edukatif, preventif, maupun represif," kata Ali.

Hal tersebut kata Ali, sebagaimana trisula strategi pemberantasan korupsi yang dijalankan KPK dengan berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan, dengan tujuan untuk menurunkan tingkat korupsi di Indonesia. Dengan begitu, upaya-upaya KPK tersebut harapannya bisa memberikan dampak yang nyata dan dirasakan oleh masyarakat.

Oleh karenanya, KPK mengajak masyarakat yang terpilih menjadi responden survei tersebut untuk mengisi dan memberikan saran secara objektif, agar menjadi bahan masukan yang konstruktif bagi KPK dalam upaya perbaikan yang terus-menerus dilakukan.

"Hal ini sekaligus sebagai salah satu wujud upaya KPK melibatkan publik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Survei ini dapat diikuti melalui https://2zdrgzmhcn5.typeform.com/Survei-KPK2," pungkas Ali.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya