Berita

Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi/Net

Politik

Dedi Kurnia: Tanpa PDIP Jokowi Tidak akan Lebih Kuat dari Megawati Soekarnoputri

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 15:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap politik yang ditunjukkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri acara relawannya dan mengarahkan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan menyebut ciri-ciri pemimpin rambut putih, dinilai sebagai bentuk perlawanan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pasalnya, PDIP hingga kini belum secara resmi mengusung capres maupun cawapres untuk Pemilu 2024.  

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/11).


Namun begitu, Dedi menilai,  kekuatan dan pengaruh Jokowi di Pemilu 2024 tidak lebih kuat dari Megawati selaku orang nomor satu di partai banteng moncong putih.

“Megawati akan jauh lebih kuat, Jokowi tanpa PDIP akan kehilangan banyak pengaruh, sejauh ini penopang utama pengaruh Jokowi adalah PDIP, dan itu kendali Megawati,” kata Dedi.

Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyebut pihaknya memiliki catatan berdasarkan survei mutakhir mengenai pengaruh Jokowi dan PDIP terhadap publik.  

“Dalam catatan IPO, Jokowi hanya mampu pengaruhi 19 persen pilihan publik sementara PDIP bisa mencapai 26 persen, hanya dari pengaruh partai, belum tokoh-tokoh yang membawa nama besar Megawati,” demikian Dedi Kurnia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya