Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: PDIP Masih Takut Ditinggal Jokowi, Dia Bukan Bebek Lumpuh

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 14:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disinyalir sedang khawatir ditinggal Joko Widodo setelah lengser dari kursi Presiden Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Direktur Survey and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara melihat sikap PDIP yang sama sekali tidak menegur Jokowi setelah mengungkap kriteria pemimpin masa depan versi presiden.

"Tidak ada teguran karena ada kekhawatiran bahwa Presiden Jokowi bisa meninggalkan PDIP pasca lengser nanti di 2024 dengan bergabung ke partai lain," kata Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/11).


Igor menilai partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini masih bersikap hati-hati. Bisa jadi, Jokowi di mata PDIP masih mempunyai kekuatan politik yang cukup besar.

"Mungkin Jokowi dianggap punya pengaruh sebagai 'King Maker' nanti di 2024 daripada Megawati sebagai 'Queen Maker'. Bedanya, Megawati kuat di PDIP, sedangkan Jokowi kuat di masyarakat," sambungnya.

Besarnya kekuatan Jokowi cukup terlihat saat ribuan relawan mau berkumpul di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Senayan, Jakarta pada Sabtu lalu (26/11).

Hal ini menandakan Jokowi tidak bisa dipandang sebelah mata, meski nantinya sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

"Jokowi masih kuat pengaruhnya dan bukan bebek lumpuh (lame duck)," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya