Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

JPU Tayangkan Bukti Video CCTV, Perlihatkan Pistol Sambo Jatuh di Rumah Dinas

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Video CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, ditayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11).

Video CCTV yang disetel JPU dlam persidangan kali ini menjadi satu bukti terkait kejadian sebelum penembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Huatabarat (J) di rumah dinas Ferdy Sambo.

Peristiwa yang dimaksud dalam bukti video CCTV itu terjadi pada 8 Juli 2022, yang di dalamnya terlihat Sambo yang turun dari mobilnya bewarna hitam bersama dengan ajudannya bernama Adzan Romer.


Dalam dakwaannya, JPU mencatat adanya kejadian Sambo menjatuhkan senjata apinya (senpi) berjenis HS saat turun dari mobilnya dan langsung bergegas masuk ke dalam rumah dinasnya.

Di saat yang sama, Adzan Romer berlari membantu Sambo untuk mengambil senpi majikannya yang jatuh saat sebelum sampai di pagar rumah.

Hanya saja, dalam bukti CCTV yang diperlihatkan JPU di sidang lanjutan hari ini, peristiwa yang ada dalam dakwaan tidak terlihat jelas.

Pasalnya, video itu membelakangi posisi mobil, sehingga kejadian jatuhnya senpi Sambo tidak nampak sangat jelas. Namun, terlihat Adzan Romer berlari menuju mobil.

Terkait kejadian ini, sempat ditanyakan langsung kepada Adzan Romer saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (22/11).

Dalam kesempatan tersebut, Adzan Romer menyebut senjata yang jatuh saat itu berasal dari saku celana safari Sambo dengan jenis HS yang juga digunakan Brigadir J untuk menjaga istri Sambo, Putri Chandrawati.

"Saya tidak tahu persis senjata HS yang itu atau bukan (yang jadi barang bukti saat sidang). Tapi saya tahu persis itu senjata HS yang mulia (yang jatuh)," demikian Adzan Romer menuturkan. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya