Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono sowan ke Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Haris Sodaqoh di Kota Semarang, Jawa Tengah/Ist

Politik

Sowan ke Rais PBNU, Mardiono Minta Nasihat untuk PPP Jelang Pemilu

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Silaturahmi dalam menyambut gelaran Pemilu Serentak 2024, terus dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono. Terkini, dia sowan ke Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Haris Sodaqoh di Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Sowan ke Pak Kiyai tentu minta doa, minta arahan langkah-langkah politik, khususnya yang di Jawa Tengah seperti apa dan secara nasional seperti apa," kata Mardiono dalam keterangan tertulis, Senin (28/11).

Mardiono menyebutkan, banyak arahan yang didapat dari KH Haris Sodaqoh. Terutama terkait dengan bagaimana menyukseskan pemilu mendatang.


"Tentu tidak hanya arahan-arahan strategi politik, tapi juga kami yang paling utama adalah minta doa kepada kiyai," katanya.

Sementara itu, KH Haris Sodaqoh bersyukur Ketua Umum PPP sekarang dijabat oleh Mardiono. Menurutnya, Mardiono adalah sosok yang perhatian terhadap kiyai.

"Saya sangat bersyukur, berterima kasih karena Ketum kami sekarang ini sangat memperhatikan para kiyai dan selalu dekat dengan kiyai. Kami harapkan semua itu nanti akan ada berkahnya," katanya.

Kiai Haris pun mendoakan PPP agar bisa terus fokus dalam mengerjakan tujuan-tujuan ke depan. Dia berharap, perolehan suara PPP dalam Pemilu 2024 juga memuaskan.

"Doa kami sebagaimana doa teman-teman, harapan kita PPP ke depan bisa lebih fokus lagi, bisa lebih tertata,  dan yang paling utama bisa mendapat perolehan suara yang memuaskan dengan ridho Allah," ucapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya