Berita

Tim Kemanusiaan BIN di tenda swadaya yang dibangun pengungsi korban gempa di Kampung Cibereum Kaler, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur/Ist

Nusantara

Bantuan Kemanusiaan BIN Disambut Haru Warga Kampung Cibereum Kaler di Tenda Swadaya

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 19:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kedatangan Tim Kemanusiaan Badan Intelijen Negara (BIN) di tenda swadaya yang dibangun pengungsi korban gempa di Kampung Cibereum Kaler, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur disambut haru.

Pasalnya, memasuki hari ke-8, persediaan untuk bertahan hidup kian menipis, sementara kondisi kesehatan juga telah menurun.

Sama satunya diutarakan Iyum, warga RT/RW 2/1 Kampung Cibereum Kaler. Dia bersama suami dan dua anaknya yang masih kecil terpaksa tinggal di pengungsian mandiri karena bangunan rumahnya hancur.


"Belum ada (rumah) buat tinggal, jadinya masih menetap di sini. Selama delapan hari mengungsi, rata-rata pada sakit. Kalau saya meriang sama batuk belum sembuh," ucap Iyum saat menyambut Tim Kemanusiaan BIN, Senin (28/11).

Iyum mengaku sedikit lega dan bersyukur dengan adanya layanan kesehatan dan bantuan logistik dari Tim Kemanusiaan BIN bersama Medical Intelijen (MI).

"Bantuan makanan dan kebutuhan lainnya juga alhamdulillah dikasih. Mudah-mudahan ada lagi bantuan karena di sini masih banyak yang membutuhkan, sembako, obat-obatan dan kebutuhan balita," tuturnya.

Jurubicara BIN, Prabawa Ajie mengatakan, kegiatan menyisir daerah terisolir akibat gempa sudah dilakukan sejak awal pascagempa. Meskipun, puluhan personel harus berjalan kaki menuju kawasan yang sulit diakses, seperti di Kampung Cibereum.

"Hari ini merupakan hari kedelapan pascagempa, Tim Kemanusiaan BIN kembali berusaha menyusuri tempat-tempat yang menurut kami perlu mendapatkan bantuan, perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan," terangnya.

Tim Kemanusiaan BIN menyerahkan sejumlah bantuan logistik seperti makanan siap saji, pakaian layak pakai, obat-obatan, susu, pampers, air mineral, serta pembalut. Selain itu, BIN mengerahkan Tim MI agar para penyintas memperoleh akses pengobatan.

Adapun sebanyak 2.000 warga RT4/RW1 mengungsi di tenda-tenda darurat dan tak bisa kembali ke rumah. Sementara, di RT2/RW1 terdapat 433 warga mengungsi di area hamparan persawahan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya