Berita

Proses evakuasi awak Speed Boat (SB) Srikandi Express di perairan depan Pulau Parit, Karimun, Rabu, 31 Desember 2025. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 17:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL kembali menunjukkan kesiapsiagaannya menjaga keamanan di laut. Prajurit Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) di bawah jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV melaksanakan evakuasi terhadap awak Speed Boat (SB) Srikandi Express milik Asna Jaya Grup yang mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di perairan depan Pulau Parit, Karimun, Rabu, 31 Desember 2025.

Kejadian bermula pada Selasa malam, 30 Desember 2025, ketika SB Srikandi Express bertolak dari Batam menuju Tanjung Buton dengan membawa muatan barang ekspedisi. 

Dalam pelayaran, kapal menghadapi cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang menyebabkan air laut masuk ke dalam badan kapal hingga mengakibatkan gangguan mesin.


Kondisi cuaca yang terus memburuk membuat kapal terbawa arus mendekati perairan dangkal di sekitar Pulau Parit, Karimun. Akibatnya, kapal kandas dan membentur batu hingga akhirnya tenggelam.

Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Tim Lanal TBK bergerak cepat dari Pos Binpotmar Kolong menuju lokasi. Setibanya di lokasi, prajurit TNI AL segera melaksanakan tindakan evakuasi terhadap seluruh awak kapal serta mengamankan sebagian barang muatan.

Dari hasil evakuasi, sebanyak empat orang crew SB Srikandi Express berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan selanjutnya dibawa ke Pos Binpotmar Kolong Lanal TBK untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, personel TNI AL masih melaksanakan pengamanan serta pengawasan terhadap proses pemindahan barang muatan dari lokasi kejadian.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan dan kepedulian TNI AL dalam membantu kesulitan masyarakat maritim serta menjamin keselamatan pelayaran di wilayah perairan Kepulauan Riau. 

Hal itu sejalan dengan tugas dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut nasional, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya