Berita

Produser film Jepang, Toru Kubota setelah bebas dari penjara Myanmar/Net

Dunia

Bebas dari Penjara Myanmar, Produser Jepang: Seperti Berada di Neraka

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 18:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah dipenjara oleh junta Myanmar selama hampir empat bulan, seorang produser film asal Jepang, Toru Kubota akhirnya dibebaskan dan bisa kembali ke negaranya.

Dalam sebuah wawancara, Kubota menceritakan betapa menderitanya ia selama ditahan di penjara Myanmar yang sempit dan kotor.

Kubota bahkan menyamakan situasinya sama seperti berada di neraka dan dengan tegas memohon agar pemerintah Jepang dapat mengambil sikap lebih keras terhadap pelanggaran HAM negara yang dikuasai militer itu.


"Mengerikan. Saya mengerti konsep neraka. Saya berharap pemerintah Jepang akan mengambil sikap yang lebih kuat terhadap militer Myanmar," ujarnya seperti dimuat Reuters pada Senin (28/11).

Sejak Kubota terlibat dalam protes dan ditahan pada Juli lalu, ia bahkan menyatakan dirinya tak bisa tidur sama sekali di sel kecil dan tidak terawat itu, sambil melihat tahanan lain yang terus dipukuli petugas.

Ia juga menceritakan pernah dipindahkan ke sel isolasi di penjara Insein era kolonial Myanmar yang terkenal.

Kubota awalnya memperoleh hukuman selama 10 tahun karena melanggar UU penghasutan dan komunikasi.

Tetapi ia akhirnya dibebaskan dalam amnesti massal bulan ini bersama mantan duta besar Inggris dan penasihat ekonomi Australia.

Sama halnya dengan pernyataan Kubota, tahanan lain yang berhasil dibebaskan yakni Penasihat ekonomi Sean Turnell juga mengatakan ia hidup dalam sel-sel kotor dan harus makan dari ember.

Jepang telah memotong bantuan ke Myanmar dan meminta militer untuk menghentikan kekerasan tetapi tanggapannya lebih terkendali daripada sanksi ketat yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan lainnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya