Berita

Pemaparan survei Indopol Survei and Consulting/Net

Politik

Survei Indopol: Elektabilitas Anies Tembus 30 Persen, Kalahkan Ganjar dan Prabowo

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 16:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin berkilau setelah dideklarasikan sebagai bakal calon presiden oleh Partai Nasdem.

Nama Anies Baswedan mendapatkan elektabilitas tertinggi dalam bursa 16 nama calon presiden unggulan yang dirilis Indopol Survei and Consulting.

Posisi teratas, Anies Baswedan mendapat elektabilitas 30,33 persen, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (25,53 persen), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (15,37 persen).


"Kondisi ini wajar, karena Anies Baswedan dalam satu bulan ini telah melakukan upaya penggalangan dukungan ke beberapa wilayah pasca tidak menjabat sebagai Gubernur DKI," kata Direktur Eksekutif Indopol Ratno Sulistiyanto dalam diskusi yang digelar di Sajdoe Caffe Tebet, Jakarta Selatan, Senin (28/11).

Melengkapi lima besar, kata Ratno, ada nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (4,88 persen) dan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno (2,68 persen).

Sementara tokoh-tokoh lain memiliki elektabilitas di bawah 2 persen ada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Berikutnya Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menko Polhukam Mahdud MD, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Yenny Wadid dan Kepala KSP Moeldoko.

Pengambilan sampel survei dengan cara multistage random sampling dengan melibatkan 1.240 responden di 34 provinsi.

Responden yang berhasil diwawancarai secara valid sebesar 1.230, jumlah 1230 ini kemudian dilakukan analisis. Margin of error dengan jumlah sample 1.230 adalah sebesar ± 2,85 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya