Berita

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/Net

Politik

Satyo Purwanto: Pantas Masyarakat Dipecah Belah, Ternyata Ada Kelompok Relawan Terus "Menggosok" Jokowi

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 14:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masyarakat selalu dipecah belah lantaran ternyata ada sekelompok relawan yang terus "menggosok" Presiden Joko Widodo dan memberikan informasi yang tidak kredibel.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat berbincang dengan Presiden Jokowi di acara Relawan Jokowi beberapa waktu lalu.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, Presiden Jokowi ternyata dikelilingi para penasihat seperti "pedagang elektronik" penjual amplifier semacam Benny Rhamdani.


Bahkan, Benny dianggap sekaligus merendahkan kinerja aparat penegak hukum yang sudah banting tulang bekerja siang malam berupaya memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

"Pantas selama ini masyarakat selalu dipecah belah karena ternyata ada sekelompok relawan yang terus saja 'menggosok' Jokowi dan memberikan informasi yang tidak kredibel," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/11).

Hal tersebut kata Satyo, terbukti dengan pernyataan kontroversi yang disampaikan oleh Benny yang berupaya adu domba antara Presiden Jokowi dengan partai politik (parpol), atau Jokowi dengan masyarakat lainnya.

"Karena juga terlihat spanduk kampanye 'tiga periode' bertebaran di acara tersebut," pungkas Satyo.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya