Berita

Tenda pengungsi korban gempa Cianjur/Net

Presisi

DVI Polri Berhasil Identifikasi Lima Jenazah Korban Gempa Cianjur

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 04:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi lima jenazah yang menjadi korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

"Sejak Sabtu sore kemarin sampai hari ini, Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi lima jenazah lagi," kata Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigadir Jenderal dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan, Senin (28/11).

Kelima jenazah tersebut ialah PM 062/22/CJR 132, teridentifikasi sebagai Meli, peremuan, 19 tahun, warga Kampung Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berhasil diidentifikasi berdasarkan catatan medis dan properti.


Jenazah yang kedua PM 0622/CJR/138 teridentifikasi sebagai Ruslan, 32 tahun warga Kampung Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berhasil diidentifikasi berdasarkan catatan medis dan properti.

Jenazah yang ketiga PM 0662/CJR/143 teridentidikasi Idrus Salam, perempuan 26 tahun, Desa Mangunkerta, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berhasil diidentifikasi berdasarkan sidik jari, catatan medis dan properti.

Jenazah yang keempat PM 0622/CJR/144 teridentifikasi sebagai Kamaludin, laki-laki, usia 69 tahun Kampung Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berhasil diidentifikasi dari catatan medis dan properti.

Jenazah PM 0622/CJR/146 teridentifikasi sebagai Udin, laki-laki, 57 tahun Kampung Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berhasil diidentifikasi dari sidik jari, catatan medis dan properti. Sehingga total jenazah korban gempa Cianjur yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polri 145 orang.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya