Berita

Gedung rusak terdampak gempa Cianjur/Net

Politik

Ridwan Kamil: Spanduk Baliho dari Pemberi Bantuan Korban Gempa Cianjur Hal Wajar

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 14:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekelompok massa mencabut stiker atau spanduk identitas kelompok tertentu pada tenda bantuan yang berada di pengungsian korban gempa Cianjur. Hal ini menuai pro dan kontra dari kalangan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan tindakan tersebut. Ia meminta agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

Menurutnya,  bencana yang datang di Cianjur tidak pilih-pilih dan pastinya berdampak pada semua orang, semua pihak dan semua golongan di Cianjur merasakan.


“Yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya,” ucap Ridwan Kamil lewat akun instagramnya, Minggu (27/11).

Kang Emil mengatakan baliho identitas yang dilabeli pada tenda korban bencana alam oleh  kelompok tertentu merupakan hal yang wajar.

"Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka,” imbuhnya.

Pihaknya mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat ihwal sila kedua Pancasila yang berbunyi Kemanusiaan yang adil dan beradab. Menurutnya harus dijunjung dengan baik dan dipraktikkan dengan bijak.

"Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikitpun oleh unsur kebencian golongan,” tambahnya.

Pihaknya sudah meminta aparat keamana untuk melakuakn tindak lanjut mengenai pencopotan sitker atau spanduk kelompok tertentu oleh masyarakat.

"Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Hatur Nuhun,” ujarnya.

"Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya