Berita

Ganjar Pranowo saat hadiri Rapimwil PPP Jawa Tengah/Repro

Politik

Undang Ganjar jadi Pembicara, Kader PPP Jateng Riuh Bahas Kode Rambut Putih Jokowi

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah menghadirkan Ganjar Pranowo sebagai pembicara. Ganjar diundang dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Jaw a Tengah.

Kehadiran Ganjar Pranowo pada Minggu pagi ini (27/11), sontak membuat kader-kader PPP yang hadir dalam kegaiatan yang digelar di Hotel Arkenso, Kota Semarang, menjadi riuh.

Mereka riuh membahas kode Presiden Joko Widodo yang meminta relawan pendukungnya memilih pemimpin dengan melihat penampilan kerutan di wajah dan berambut putih, sebagai kriteria pemimpin yang memikirkan rakyat.


Kode Presiden Jokowi itu, ditafsirkan peserta Rapimwil PPP Jateng sebagai sinyal dukungan pada Ganjar Pranowo untuk maju pada Pemilu Serentak 2024.

Secara bersahutan, kader PPP meneriakkan Ganjar sebagai Presiden 2024. Hingga, beberapa diantaranya menyebut kader PDI Perjuangan itu sebagai presiden rambut putih.

"Hidup Pak Ganjar Pranowo! Ganjar pilihan kita," celetuk peserta Rapimnas.

"Ganjar Presiden rambut putih!" timpal yang lain hingga membuat ruangan riuh.

Ganjar diundang PPP menjadi pembicara untuk memaparkan materi dengan tema "Memperkuat Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Global" kepada para peserta rapimwil yang datang dari seluruh daerah se-Jawa Tengah.

Sementara Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kriteria pemimpin Indonesia ke depan bisa diukur dari raut wajah dan penampilan, dalam sambutannya di acara yang digagas relawan Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11).

“Perlu saya sampaikan, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya. Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat, ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua, ada! Ada itu,” ujar Jokowi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya