Berita

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave Laksono/Net

Politik

Dave Laksono: Kader Kosgoro 1957 Harus Bangun Jaringan Baru untuk Menangkan Golkar di Pemilu 2024

SABTU, 26 NOVEMBER 2022 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader-kader Kosgoro 1957 di seluruh Indonesia diinstruksikan untuk membangun kekuatan yang solid dan utuh dalam menatap kontestasi Pemilu Serentak 2024.

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave Laksono mengatakan, sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, diharapkan kader Kosgoro membuat jaringan-jaringan baru di seluruh daerah untuk memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Dave Laksono saat membuka acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Kosgoro 1957 dalam rangkaian acara HUT ke-65 Kosgoro 1957 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/11).


"Kunci kemenangan Partai Golkar terletak pada soliditas kita dengan rakyat. Kader Kosgoro 1957 harus terus membentuk jaringan-jaringan baru, jangan saling sikut dan jangan saling berebut di dalam tapi berebut di luar pagar kita," ujar Dave Laksono.

Dikatakan Dave, tahun 2023 merupakan tahun pemanasan untuk menghadapi Pemilu 2024. Kader Kosgoro 1957 diharapkan mengcover seluruh kalangan masyarakat baik di lingkungan komunitas, keagamaan dan lainnya.

"Kader Kosgoro 1957 adalah pejuang-pejuang Partai Golkar yang akan menghantarkan pada kemenangan di Pemilu 2024 nanti," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pengarah Mukernas I Kosgoro 1957, Bobby Adityo Rizaldi mengungkapkan, Kosgoro 1957 akan membuat program strategis dan aplikatif dalam rangka persiapan pemilu dan pilkada 2024.

Karena itu, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu mengatakan, gerakan masif harus digencarkan sejak sekarang yang nantinya bisa memberikan kontribusi maksimal pada pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2024.

"Kosgoro 1957 menyiapkan kader-kader penerus yang dapat menjalankan visi dan misi yakni mendukung pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat di masa yang akan datang dan juga bersinergi dengan Partai Golkar," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya