Berita

Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Net

Politik

Megawati Dianggap Masih Ngotot Jadikan Puan Capres 2024

SABTU, 26 NOVEMBER 2022 | 01:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dianggap masih berusaha agar Puan Maharani menjadi calon presiden mendatang.

Salah satunya ialah dengan mengangkat anaknya, Muhammad Prananda Prabowo sebagai Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDIP.

"Megawati tampaknya akan berjuang untuk mengantarkan Puan menjadi presiden pada 2024. Hal itu dimaksudkan agar kesinambungan trah Soekarno dalam kepemimpinan nasional tetap terjaga,” kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/11).


"Momentum itu hanya tinggal pada tahun 2024. Sebab setelah itu aura kepemimpinan Megawati tampaknya akan meredup,” imbuhnya.

Oleh karena itu,  lanjut Jamiluddin, kalau Megawati tidak berhasil mengantarkan Puan menjadi presiden atau wakil presiden, maka peluang kesinambungan kepemimpinan nasional dari trah Soekarno akan terputus.

"Hal itu tampaknya tidak dikehendaki Megawati. Jadi, dengan membagi peran yang berbeda kepada anak-anaknya, Megawati berharap tidak terjadi pertarungan sesama trah Soekarno di PDIP. Harapannya, trah Soekarno tetap dominan di PDIP, termasuk menjaga kesinambungan kepemimpinan nasional,” katanya.

"Masalahnya, trah Soekarno bukan hanya dari Megawati saja. Ada turunan dari Guntur dan lainnya yang juga berkiprah di PDIP. Apakah mereka rela trah Megawati saja yang dominan? Tentu waktu yang akan menjawabnya,” tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya