Berita

Praktisi Medsos, Communication Spesialist Institut STIAMI Geofakta Razali dalam diskusi bertajuk "Media Sosial Untuk Optimalisasi Tingkat Partisipasi Pemilih Millenial", di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11)/Ist

Politik

Praktisi Medsos: Pemilih Milenial Baru Punya Attention Politik Tapi Belum Mau Terjun

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 23:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keterlibatan pemilih milenial dalam Pemilu Serentak 2024, menjadi satu kelompok yang baru peduli secara wacana namun belum bisa ikut berpatisipasi secara aktif dalam dunia politik.

Hal tersebut disampaikan Praktisi Medsos, Communication Spesialist Institut STIAMI Geofakta Razali dalam diskusi bertajuk "Media Sosial Untuk Optimalisasi Tingkat Partisipasi Pemilih Millenial", di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Mulanya Geofakta Razali menjelaskan, fenomena generasi Z yang lebih memiliki kecenderungan terhadap media sosial bermakna menunjukan satu tahapan perkembangan dari satu kelompok pemilih.


"Mereka punya attention terhadap politik. Tapi mereka enggak bisa langsung terjun ke situ karena masih pada tahap attention," katanya.

Namun menurut Geofakta Razali, tahapan attention yang baru dimiliki kaum milenial tidak serta merta bisa disimpulkan sebagai suatu perilaku pasif dalam berpolitik.

"Tahap attention itu sebenarnya ada persepsi bagaimana mereka melihat persepsi tentang politik sendiri, yang mereka ambil dari experience mereka termasuk dari generasi sebelum mereka," jelasnya.

Namun tidak menutup kemungkinan, lanjut Geofakta Razali, sikap generasi milenial ini bisa bertransformasi menjadi berpartispasi aktif dalam proses demokrasi Indonesia.

"(Setelah) mereka punya persepsi baru mereka akan tercermin dalam perilaku," demikian Geofakta Razali menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya