Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno/RMOL

Politik

Adi Prayitno: KIB Percaya Diri Koalisi Solid Sampai Pendaftaran Pilpres 2024

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 22:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) percaya diri dengan kesolidan internal koalisi dalam menghadapi Pilpres 2024. Saat ini, KIB dinilai koalisi yang solid dibandingkan koalisi-koalisi lain yang diterpa sejumlah prahara internal.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno lewat keterangannya kepada wartawan, Jumat (25/11).

"Tentunya KIB percaya diri sebagai poros solid sampai pendaftaran Pilpres 2024,” imbuh Adi Prayitno


Menurutnya, kesolidan itu dilatarbelakangi keberadaan Golkar, PAN, dan PPP yang berada di barisan yang sama. Koalisi itu juga sudah mengantongi tiket untuk mencalonkan pasangan capres dan cawapres.

"Alasannya karena ketiga partai sama-sama pendukung Jokowi yang sudah genap ambang presiden 20 persen dan belum terlihat ada gejolak apapun sampai sekarang, imbuhnya.

Adi menambahkan, kepercayaan diri itu terlihat dari pernyataan Ketum Golkar terkait adanya batas waktu bagi partai lain yang hendak bergabung dengan KIB. Kendati internal terus bergerak dinamis, KIB punya beberapa figur untuk dimajukan dalam Pilpres 2024.

"Yang jelas capres KIB ada nama Airlangga Hartarto yang definitif wajib maju. Tinggal nanti dikomunikasikan ke PAN dan PPP yang pastinya menyorongkan nama lain. PAN misalnya juga menyebut Zulhas akan diusung selain nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Erick Tohir. PPP juga begitu ada figur lain yang disebut selain Airlangga," tuturnya.

Untuk menentukan pasangan capres-cawapres, KIB bakal menempuh perundingan yang alot antar partai politik di dalamnya.

"Tinggal ketiga partai berunding, dari masing-masing jagoan capres yang disodorkan siapa kira-kira yang disetujui bersama maju pilpres. Tentu prosesnya alot,” demikian Adi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya