Berita

Bendera partai PAN/Net

Politik

Kehadiran Amanat Indonesia Tanda Basis Pemilih PAN Dekat dengan Anies Baswedan

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 10:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Entitas Partai Amanat Nasional (PAN) yang menamakan diri Amanat Indonesia dan mendeklarasikan dukungan untu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu Serentak 2024 merupakan hal yang logis.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, menilai banyak pertimbangan mengapa entitas yang terdiri dari para pendiri, deklarator PAN, anggota DPR RI, mantan anggota DPR RI hingga simpatisan PAN itu memilih Anies.

"Terkait dengan deklarasi Amanat Indonesia menunjukkan bahwa tidak hanya terjadi voting di kalangan PPP saja, tapi juga PAN bahwa beberapa kader PAN baik yang maju di level DPRD maupun DPR RI tentu logis memikirkan beberapa basis pemilihnya dekat dengan pemilih Anies," kata Arifki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/11).


Itu sebabnya, bila Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ingin mendulang suara banyak dalam Pemilu 2024 nanti, khususnya PAN, Arifki menyebut koalisi harus cepat menentukan sosok capres usungan.

"Makanya, ini bukan kepentingan elite DPP PAN, tapi bagaimana kepentingan mereka (entitas PAN) terpilih di legislatif. Makanya mereka mau enggak mau harus dukung Anies. Ini beberapa fenomena yang terkadang PAN juga harus logis juga," kata Arifki.

Amanat Indonesia telah dibentuk pada hari Kamis lalu (17/11). Amanat Indonesia ini, merupakan organisasi kerelawanan atau komunitas gerakan yang memperjuangkan Anies Baswedan sebagai Presiden RI 2024.

“Karena kami yakin dan percaya terhadap konsepsi kepemimpinan Anies sebagaimana yang telah ditunaikan dalam satu periode pemerintahan sebagai gubernur DKI Jakarta,” ucap Koordinator Amanat Indonesia Sahrin Hamid di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (23/11).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya