Berita

Ratusan kendaraan dinas plat merah di Banyuwangi menunggak pajak/Ist

Nusantara

Duh, 459 Kendaraan Plat Merah di Banyuwangi Nunggak Pajak hingga 3 Tahun

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 23:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan kendaraan yang digunakan para pejabat daerah hingga desa di Banyuwangi, Jawa Timur, diketahui menunggak pajak. Tak tanggung-tanggung, jumlah kendaraan yang nunggak pajak ini mencapai 459.

Staf Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKDA) Banyuwangi, Yovial Anis mengatakan, ratusan kendaraan dinas yang menunggak pajak tahunan tersebut tersebar di sejumlah instansi.

Dari 459 itu, terdiri dari 325 unit roda dua dan 134 unit roda empat. Baik di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun pemerintah desa.

“Tidak hanya di satuan kerja perangkat daerah Banyuwangi, namun juga pemerintah desa,” kata Yovi kepada wartawan, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (24/11).

Dari 459 kendaraan dinas yang pajaknya belum dibayarkan, rata-rata menunggak selama 2 sampai 3 tahun.

Secara keseluruhan, kendaraan dinas di Banyuwangi adalah 1.831 unit.

Lanjut Yovi, sebenarnya yang bertanggung jawab untuk membayar pajak tahunan kendaraan dinas, merupakan kewajiban masing-masing instansi. BPKAD hanya memberikan surat imbauan.

"Kebanyakan kendaraan dinas yang menunggak pembayaran pajak itu kendaraan yang lama. Sedangkan kendaraan baru, sudah banyak yang membayar pajaknya," tutupnya.

Populer

Membuka Kemungkinan PKB Dukung Anies Baswedan

Selasa, 22 November 2022 | 02:55

Urai Teknik Nabok Nyilih Tangan, RR: Sekarang Gubernur DKI Siap Merusak Apa yang Dikerjakan Anies

Minggu, 20 November 2022 | 11:34

FIFA Ancam Cabut Hak Siar Piala Dunia 2022 untuk Thailand

Kamis, 24 November 2022 | 14:49

Jokowi Kumpulkan Relawan di GBK, Sekjen PDIP: Banyak Manipulasi

Senin, 28 November 2022 | 05:22

Satu Meja untuk Indonesia

Senin, 21 November 2022 | 13:24

Entitas PAN Umumkan Dukungan Anies Baswedan jadi Capres 2024

Rabu, 23 November 2022 | 17:48

Makin Kontroversial, Qatar Undang Zakir Naik Khotbah di Piala Dunia

Senin, 21 November 2022 | 14:17

UPDATE

BIN Gandeng Dukcapil Buka Posko Pembuatan Dokumen Kependudukan Korban Gempa Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 21:14

Optimis KIB Menang Pilpres 2024, Zulhas Analogikan Tim Kecil di Piala Dunia

Rabu, 30 November 2022 | 21:00

Tidak Ikut Acara Relawan Jokowi di GBK, Ketum GP Mania: Saya Sudah Tereliminasi

Rabu, 30 November 2022 | 20:55

Relawan BerkAH Yakin Pemimpin Penjaga Stabilitas Ekonomi yang Dimaksud Jokowi adalah Airlangga Hartarto

Rabu, 30 November 2022 | 20:54

Korsel Luncurkan Kebijakan Baru di ASEAN, RMOL Gelar Lomba Esai untuk Siswa SMA dan Mahasiswa

Rabu, 30 November 2022 | 20:33

Datangi Lokasi Gempa Cianjur, Habib Salim Segaf Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak

Rabu, 30 November 2022 | 20:31

Pakai Analogi Piala Dunia, Zulhas: KIB Jangan Merasa Kecil Sebelum Bertanding

Rabu, 30 November 2022 | 20:24

Masih Fokus Bantu Cianjur, Deklarasi Koalisi Demokrat-PKS-Nasdem Kemungkinan Tahun Depan

Rabu, 30 November 2022 | 20:03

Agar Tidak Dikorupsi, KPK Pelototi Distribusi Bantuan ke Korban Gempa Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 19:52

DPR Perlu Bentuk Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu terhadap Amman Mineral

Rabu, 30 November 2022 | 19:46

Selengkapnya