Berita

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Lieus Sungkharisma: Masak Sih Kasus Jaksa Agung Punya 3 KTP Dianggap Biasa?

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 22:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin yang membeberkan sepuluh kasus hukum yang menarik perhatian publik hingga November 2022, mengundang perhatian banyak pihak.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI pada Rabu (23/11). Jaksa Agung hanya menyebut sejumlah kasus, seperti pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat yang melibatkan Irjen Fredy Sambo, Tragedi Stadion Kanjuruhan, kredit fiktif Indosurya, investasi bodong Binomo hingga ujaran kebencian Alvin Lim serta kasus narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa.

Padahal, menurut Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma, ada sejumlah kasus hukum lain yang saat ini juga mencuri perhatian publik.


“Di antaranya adalah kasus KTP ganda, bahkan hingga tiga buah yang diduga dimiliki Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sendiri. Kasus ini bahkan sudah dilaporkan sejumlah pihak ke Kemendagri,” ujar Lieus.

Salah satu pihak yang melaporkannya, ujar Lieus, adalah Koalisi Masyarakat Penjaga Adhyaksa (Komjak). Koalisi ini melaporkan Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait dugaan kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) ganda itu.

Herannya, tambah Lieus, anggota Komisi III DPR tidak bereaksi atas masalah ini.

“Saya tidak mendengar dan tidak membaca berita di media ada anggota Komisi III DPR yang mempertanyakan pada Burhanuddin tentang tiga KTP dengan data berbeda yang dimilikinya itu,” ujar Lieus.

Lieus pun menyebut, adalah suatu yang janggal jika kasus ujaran kebencian yang dituduhkan kepada Alvin Lim atas laporan polisi 185 orang jaksa itu dijadikan sebagai informasi yang dianggap penting untuk disampaikan kepada anggota DPR, sementara kasus kepemilikan KTP ganda yang dituduhkan kepada pejabat tinggi negara sekelas Jaksa Agung, tidak disinggung oleh anggota DPR dalam RDP itu.

“Oleh karena itulah, saya merasa perlu untuk menulis surat terbuka kepada Presiden dan Ketua DPR tentang masalah kepemilikan KTP ganda Jaksa Agung ini,” ujar Lieus.  

Orang lain, tambah Lieus, bisa saja beranggapan kasus kepemilikan KTP ganda ini sebagai suatu yang sepele. Tapi jika kasus ini dibiarkan dan tidak ada penjelasan yang masuk akal dari instansi terkait, maka hal itu akan menimbulkan preseden buruk bagi bangsa.

Lieus meminta Presiden Jokowi memanggil Jaksa Agung untuk meminta penjelasan soal ini, juga meminta Kemendagri melalui Dirjen Dukcapil mengklarifikasi soal kepemilikan KTP Jaksa Agung dengan tiga data yang berbeda itu.

“Kalau kasus dugaan ujaran kebencian yang dituduhkan kepada Alvin Lim saja dianggap penting dan mendapat prioritas penanganan dari kejaksaan, masak sih kasus Jaksa Agung yang punya tiga KTP berbeda dianggap biasa?” tanya Lieus.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya