Berita

Personel BIN menghibur anak-anak di posko korban gempa CIanjur, Jawa Barat/Ist

Nusantara

BIN Kembalikan Tawa Anak-anak Korban Gempa Cianjur dengan Dongeng dan Permainan di Posko Bantuan

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 21:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak hanya untuk orang dewasa, Badan Intelijen Negara (BIN) juga terus berupaya melakukan pemulihan mental bagi anak-anak yang menjadi korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat.

Melalui program trauma healing, dikatakan Juru Bicara BIN, Prabawa Ajie, tawa lepas dan senyum riang gembira terpancar dari puluhan anak-anak pengungsi di Posko Bantuan BIN di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Di posko itu, kata dia, personil BIN yang bekerjasama dengan sukarelawan dari Yayasan Akasia dan Yayasan Cinta Anak Bangsa Bandung menampilkan dongeng untuk anak-anak. Termasuk juga, berbagai permainan yang disiapkan untuk menghilangkan rasa takut dan cemas anak-anak korban bencana tersebut.


Dalam momen itu, diselipkan ajakan membaca kepada anak-anak. Para peserta yang mampu menjawab beberapa pertanyaan akan mendapatkan hadiah berupa buku cerita. Anak-anak juga diajak berkreasi menggunakan origami untuk melatih motorik halus.

"Saya senang sekali melihat anak-anak itu bisa senyum, acara ini sangat penting sekali bagaimana kita memberikan pendampingan psikososial," ujar Ajie, Kamis (24/11).

Ajie menyebutkan, trauma healing ini bukanlah pertama kali diselenggarakan. Sebelumnya, BIN berkolaborasi dengan mahasiswa pencinta alam (Mapala) se Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat, juga menggelar hal serupa.

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan untuk mengatasi rasa trauma atas bencana yang terjadi, menghindari rasa stress hingga sedih berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja.

Dia menekankan, BIN berkomitmen selalu berada di garda depan dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Kata dia, BIN terus menjalin koordinasi dengan stakeholder terkait untuk memudahkan aksi kemanusiaan semacam ini.

"Harapannya, anak-anak itu cepat pulih nanti pada saatnya yang sudah masuk TK, kelas 1 nanti tentunya mereka sudah siap dan tidak melihat masa lalu soal bencana ini," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya