Berita

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)/Net

Politik

KIB Disayangkan Jika Hanya jadi Ojek Mengantarkan Orang Lain jadi Capres

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 15:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Desakan agar Kolisi Indonesia Bangkit (KIB) segera mengumumkan calon presiden dan wakil presidennya di 2024 muncul. Namun, di sisi lain dua partai dari koalisi ini, yakni PAN dan PPP mayoritas akar rumput mendukung Anies Baswedan untuk menjadi capres, lantas bagaimana nasib KIB?

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin mengatakan, desakan untuk segera mendeklarasikan capres internal KIB muncul dinilainya hal yang wajar. Meskipun, dua partai koalisi kadernya mendukung Anies Baswedan menjadi capres yang akan mempertaruhkan nasib KIB ke depan.

"Tentu masyarakat wajar jika mendesak menginginkan KIB punya capres unggulan yang segera di publish. Tapi saya melihatnya Tetap bukan terjadi tarik ulur terkait dengan pencapresan atau siapa yang akan dicapreskan di KIB tersebut,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/11).


"Karena harus menghitung dan mengkalkulasi secara matang, terkait strategi pemenangan siapa figur yang diusung kriterianya apa dan seberapa besar potensi menangnya kan itu harus dihitung dengan matang,” imbuhnya.

Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menyayangkan jika KIB mengusung calon presiden yang bukan dari internal koalisi Indonesia Bangkit.

"Jadi saya melihat sayang kalau misalnya KIB dijadikan kendaraan atau dijadikan ojek untuk mengantarkan orang-orang lain atau kader partai lain sebagai capres. Artinya gigit jari kan kalau tidak ada ketua umum dari KIB itu dari Golkar, PAN maupun PPP yang menjadi capres maupun cawapres,” demikian Ujang.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya