Berita

FCTM usai berdiskusi dengan Bupati Cirebon Imron Rosyadi/Ist

Nusantara

Temui Bupati Bahas Pemekaran Cirebon Timur, FCTM: Ini Sebuah Kebutuhan

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 00:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Audiensi dilakukan Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) dengan Bupati Cirebon Imron Rosyadi. Mereka mendesak agar wilayah Cirebon Timur dimekarkan.

Ketua FCTM, Usamah Mansyur mengatakan, Cirebon Timur sudah waktunya memisahkan diri dari Kabupaten Cirebon, dengan berdiri sendiri sebagai kabupaten baru di Jawa Barat.

"Saya salah seorang yang ditunjuk kawan-kawan masyarakat Cirebon Timur untuk memimpin FCTM. Tujuannya adalah bagaimana Cirebon Timur mandiri bisa berjuang bersama kawan-kawan menyuarakan pemekaran Cirebon Timur menjadi daerah otonomi baru," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (23/11).


Usamah melanjutkan, sudah sejak lama Cirebon Timur ingin memisahkan diri untuk meningkatkan pelayanan dan sumber daya manusia (SDM). Maka, pemekaran sudah menjadi kebutuhan.

"Ini sebuah kebutuhan tadi oleh pak bupati juga sudah disampaikan demikian. Meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan, pendidikan dan lain sebagainya apalagi Cirebon Timur sekarang dari daerah agraris menjadi daerah industrialis dan masyarakat Cirebon Timur sudah menyatakan bahwa pemekaran," ungkapnya.

Menurut Usamah, FCTM sudah melakukan dialog dengan Bupati Cirebon. FCTM menginginkan pemekaran daerah, seperti Bandung Barat, Indramayu yang sudah berhasil mewujudkan atau menjadi kabupaten baru.

"Cirebon Timur sudah menjadi sebuah kebutuhan maka kami berjuang tadi banyak hal disampaikan oleh pak bupati dalam diskusi masukan dari beliau atas nama pribadi;menyampaikan beberapa hal. Bagaimana beliau alami dulu di daerah Bandung Barat maka kami banyak dapat ilmu untuk memenuhi kebutuhan itu agar syarat-syarat normatif dan luar normatif bisa dipenuhi," kata dia.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menjelaskan, pihaknya sudah mendengarkan tujuan dari FCTM, tentang keinginan membentuk daerah otonomi baru dan berdirinya Kabupaten Cirebon Timur.

"Saya kedatangan para tokoh, kiyai dari Cirebon Timur dan mengatasnamakan FCTM. Kami tadi diskusi dan intinya bahwa FCTM ingin berdirinya Kabupaten Cirebon Timur pemekaran Kabupaten Cirebon," ujarnya.

Menurut Imron, pemekaran terjadi karena terkontrol luas dan anggaran yang terbatas. Sedangkan, akan berdampak terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.

"Kalau secara pribadi saya mendukung, kalau pemerintah kami kan belum ada surat baru secara pribadi. Secara administrasi pemerintah kan ada sistem yang harus di tempuh dimana akan ada aturan-aturan normatif," pungkasnya. 

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya