Berita

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell/Net

Dunia

Uni Eropa Bantah Isu Ekspor Barang ke Rusia Lewat Turki

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Eropa membantah laporan bahwa pihaknya telah mengekspor produk ke Rusia yang telah dikenai sanksi akibat perang, melalui Turki.

Bantahan itu disampaikan oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell di hadapan Majelis Umum Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis pada Selasa (22/11).  

Ia menjawab pertanyaan anggota parlemen Eropa dari Spanyol Antoni Comin tentang apakah Turki membantu Rusia menghindari sanksi dengan menjual barang-barang Uni Eropa dan apa yang akan dilakukan Uni Eropa.


Terkait hal itu, Borrell mengatakan telah membahasnya dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di Uni Emirat Arab (UEA) sekitar dua pekan lalu.

"Cavusoglu memberi saya informasi tentang impor Turki dari Uni Eropa dan ekspor negara itu ke Rusia yang menunjukkan jumlah ekspor Turki yang signifikan ke Rusia," jelas Borrell, seperti dimuat Anadolu Agency.

Namun, ia menekankan, tidak ada peningkatan signifikan dalam impor Turki dari Uni Eropa.

"Jadi menurut statistik yang saya dapatkan, sepertinya tidak ada teori bahwa Uni Eropa telah membentuk segitiga ekspor ke Rusia melalui Turki," tambahnya.

Sementara terkait tidak sejalannya kebijakan Turki dengan sanksi yang diberikan Uni Eropa terhadap Rusia, Borrell mendesak Ankara untuk mematuhinya.

Turki sendiri telah memilih kebijakan untuk mendukung Ukraina, sembari tetap mempertahankan hubungan dengan Rusia sejak awa perang.

Turki berfokus untuk membawa pihak Ukraina dan Rusia ke meja perundingan guna menghentikan konflik. Pada 22 Juli, Turki, PBB, Rusia, dan Ukraina menandatangani kesepakatan di Istanbul untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Laut Hitam Ukraina yang telah dihentikan pada Februari karena perang Rusia di Ukraina.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya