Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli saat berbincang di Kopi Timur/RMOL

Politik

Saran Rizal Ramli untuk Anies: Tidak Usah Dekati Jokowi Lagi, Dia Sudah Sebel

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 13:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bakal calon presiden (capres) yang dideklarasikan Partai Nasdem, Anies Baswedan disarankan untuk tidak lagi mencoba cara-cara melobi Presiden Joko Widodo. Sebab, lobi-lobi itu akan percuma karena Jokowi memiliki dendam khusus kepada Anies.

Salah satu indikator mengukur dendam Jokowi itu adalah penunjukkan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta untuk mempreteli kinerja Anies Baswedan yang sudah baik di ibukota.

Begitu kata ekonom senior, Rizal Ramli (RR) di acara peluncuran cerutu nusantara, El Este Independiente di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Selasa (22/11).


Dalam hal ini, Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu menyayangkan langkah Anies menemui Gibran Rakabuming Raka di Solo.

"Aduh Anies belajarlah sedikit, nggak usah main-main kayak gitu (dekati Jokowi). Karena nggak mempan, Jokowi sudah sebel sama dia," ujar RR seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/11).

Dalam acara diskusi ini, RR sempat menyinggung soal pernyataan yang disampaikan oleh Panda Nababan terkait Jokowi merupakan orang yang pendendam.

Terkait dengan ini, RR bilang Jokowi balas dendam terhadap Anies dengan cara menunjuk Heru Budi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta selepas Anies purnatugas.

"Makanya Jokowi angkat si Heru Penjabat Gubernur, bekas staf dia di DKI, jadi orang dekat dia di Istana untuk menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Kerjaan si Heru ini, pretelin apapun yang dikerjain sama Anies. Termasuk soal jalur sepeda dan sebagainya. Coba lihat, kerdilnya ini orang, bisa mikirin bagaimana ngerjain Anies," kata RR.

Padahal menurut RR, tidak ada pemimpin Indonesia selama ini yang sekerdil rezim Jokowi saat ini.

"Ini negara terlalu besar, penduduknya 270 juta, masalahnya kompleks sekali, nggak bisa kita ngandalin pemimpin yang kerdil, yang pikirannya picik," pungkas RR.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya