Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono/RMOL

Politik

Isu Prabowo-Ganjar Menguat, Waketum Gerindra: Secara Eksplisit Tidak, Masih Dinamis

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 14:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Gerindra mengungkap belum ada pembicaraan eksplisit di internal mengenai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal didapuk sebagai cawapres untuk Ketua Umum Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11).

“Secara eksplisit tidak,” kata Budi, sapaan akrab Wakil Ketua Umum Gerindra tersebut.


Prabowo, kata Budi, dalam menentukan pasangannya diyakini masih harus memperhatikan kekuatan-kekuatan yang dimiliki. Terlebih, saat ini Partai Gerindra masih terikat perjanjian Koalisi Indonesia Raya (KIR) bersama PKB.

“Kita jalani perjanjian kerjasama politik dengan PKB,” tuturnya.

Namun begitu, Budi mengatakan pihaknya tidak menutup diri mengingat koalisi Gerindra-PKB dan koalisi lain masih cenderung dinamis hingga pendaftaran Pemilu 2024 nanti.

Untuk itu, lanjut Juru Bicara Bappilu DPP Partai Gerindra ini menyebut bahwa bukan tidak mungkin muncul di internal mengenai figur pendamping Prabowo, termasuk Ganjar Pranowo.  

“Pak Prabowo kita kalau bicara masalah calon wakilnya ya banyak sekali ya tokoh-tokoh yang memang sangat layak untuk bersama-sama Pak Prabowo mendampingi Pak Prabowo tidak tertulis pada satu orang, tetapi lebih pada pembahasan yang masih terus berjalan,” tuturnya.

“Ya, namanya ide gagasan atau perdebatan antara siapa yang paling pas dengan siapa itu berjalan terus dan saya belum dengar secara eksplisit tapi mungkin ada saja yang membicarakan pasangan tertentu,” demikian Budi.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya