Berita

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J/RMOL

Hukum

Empat Ajudan Dihadirkan Lagi di Hadapan Sambo, Jaksa Kena Cecar Hakim

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Saksi berlatar belakang ajudan Ferdy Sambo yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) dipertanyakan Majelis Hakim Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/11).

Keempat ajudan Ferdy Sambo yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU dalam sidang lanjutan hari ini di antaranya Daden Miftahul Haq, Adzan Romer, Prayogi Iktara Wikaton, Farhan Sabilillah.

"Saudara Penuntut Umum, ini untuk Adzan Romer dan kawan-kawan sudah kita periksa minggu lalu, dihadirkan dalam rangka apa?" tanya Hakim sesaat sebelum memulai sidang.


Dalam jawabannya, JPU menerangkan bahwa keempat ajudan tersebut memang sudah memberikan kesaksiannya untuk terdakwa Ferdy Sambo. Namun untuk kali ini, mereka didatangkan untuk dikonfirmasi terkait hal-hal yang belum sempat ditanyakan pada persidangan sebelumnya.

"Terkait dengan ini nanti hanya mungkin menunjukkan senjata beliau (para ajudan), senjata almarhum (Brigadir J), dan senjata terdakwa Ricky dan beberapa peluru yang belum ditunjukkan kemarin, Pak," urai JPU.

Meski sudah dijelaskan, Hakim kembali mempertegas kembali posisi seluruh saksi yang dihadirkan, khususnya mengenai siapa saja yang sudah dimintai keterangannya dalam sidang untuk terdakwa Ferdy Sambo.

"Yang belum dalam perkara Ferdy Sambo, yang belum diperiksa? Yang saya tahu yang dari BNI ini, sama saudara, sama saudara yang paling ujung," cetus Hakim.

Menanggapi pernyataan Hakim, JPU memastikan hanya para ajudan yang sudah diperiksa atau dmintai kesaksiannya untuk terdakwa Ferdy Sambo.

"Hanya berempat, Pak," sambar JPU diikuti gestur mengiyakan dari keempat ajudan dengan mengangkat tangan.

Pada sidang lanjutan hari ini, total saksi yang dihadirkan JPU ada sebanyak 12. Di mana 4 di antaranya para ajudan Ferdy Sambo dan sisanya dari latar belakang yang berbeda.

Delapan saksi lainnya yang memiliki latar belakang berbeda di antaranya sebagai berikut:

1. Ishbah Azka Tilawah  (Petugas Swab di Smart Co Lab).

2. Nevi Afrilia  (Petugas Swab di Smart Co Lab).

3. Victor Kamang (Legal Counsel pada provider PT XL AXIATA).

4. Ahmad Syahrul Ramadhan (Sopir Ambulans).

5. Raditya Adhyaksa (Honorer Tim IT Biro Paminal Divisi Provos Polri)

6. Bimantara Jayadiputro (Provider PT Telekomunikasi Seluler bagian Officer Security and Tech Compliance Support).

7. Anita Amalia Dwi Agustina (Costumer Service Layanan Luar Negeri Bank BNI Kantor Cabang (KC) Cibinong)

8. Tjong Djiu Fung alias Afung (Biro jasa CCTV).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya