Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Instruksikan Kader Golkar Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Cianjur

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 20:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengintruksikan seluruh kader khususnya wilayah Jawa Barat untuk segera membantu korban gempa di Cianjur.

Airlangga menuturkan, partai berlambang pohon beringin menyampaikan duka mendalam untuk para korban gempa ber-magnitudo 5,6 di darat 10 kilometer barat daya Cianjur, Jawa Barat.

“Saya selaku Ketua Umum Partai Golkar, menginstruksikan kepada ketua dan jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Barat dan Banten, berikut anggota DPR Fraksi Golkar daerah pemilihan Jawa Barat dan Banten untuk segera melakukan langkah-langkah bantuan ke wilayah terdampak gempa di Jabar dan Banten,” tutur Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11).


Pria yang juga Menko Perekonomian itu meminta kader dan jajaran pengurus wilayah dan wakil rakyat dari dapil wilayah terdampak gempa untuk segera turun ke lapangan membersamai para korban gempa.

Ia juga menegaskan, akan memantau langsung laporan dari pengurus daerah yang wilayahnya terdampak gempa Cianjur.

“Jajaran pengurus Golkar dan para Wakil Rakyat Golkar agar segera turun kelapangan membantu penanganan, gerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa,” tegas Airlangga.

Airlangga mengaku, gempa di Cianjur menjadi duka untuk Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Barat. Ia memastikan, seluruh kader untuk bergerak membantu dan menyalurkan bantuan bagi para korban terdampak. Untuk saat ini, kebutuhan yang paling mendesak adalah bantuan kesehatan dan logistik.

“Golkar memiliki Yellow Clinic segera dikirim untuk membantu penanganan korban luka akibat gempa," ujar Airlangga.

Berdasarkan data Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Cianjur, jumlah korban meninggal akibat gempa hingga Senin pukul 17.30 WIB sebanyak 58 orang. Yakni, di RSUD Sayang Cianjur sebanyak 54 korban jiwa, dan di RSUD Cimacan sebanyak 4 korban jiwa. Sementara, korban luka hingga saat ini tercatat sebanyak 700 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya